Sabtu, September 19, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Nasional

Ketum JMSI Minta Polisi Lindungi Wartawan, Respon Kekerasan Saat Liputan Demo di Denpasar

by Grande Media
31/08/2025
in Nasional
0
Ketum JMSI Minta Polisi Lindungi Wartawan, Respon Kekerasan Saat Liputan Demo di Denpasar
Share on FacebookShare on Twitter

DENPASAR – Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Dr Teguh Santosa, angkat suara terkait dugaan kekerasan terhadap dua jurnalis di Bali saat meliput aksi demonstrasi di Denpasar, Sabtu (30/8/2025). Teguh meminta aparat kepolisian di lapangan mengikuti instruksi Mabes Polri untuk memberi perlindungan kepada wartawan yang sedang bertugas.

“Bagaimanapun situasi di lapangan begitu menegangkan, polisi seharusnya memberi perlindungan kepada teman-teman wartawan. Jangan sampai mereka justru menjadi korban kekerasan,” tegas Teguh di Denpasar, Minggu (31/8/2025).

Teguh menyebut telah mendapat laporan adanya intimidasi dan perlakuan tidak menyenangkan terhadap jurnalis saat meliput aksi di dua lokasi, yakni kawasan sekitar Polda Bali dan DPRD Bali. Dua wartawan yang menjadi korban adalah Fabiola Dianira dari detikBali.com dan Rovin Bou dari Balitopik.com.

Kasus pertama dialami Fabiola saat hendak mengambil foto dugaan aparat yang tengah menangkap seseorang. Ia dihardik tiga orang yang diduga aparat, bahkan dipaksa memperlihatkan isi galeri ponselnya meskipun belum sempat mengambil gambar. Kedua tangannya sempat dipegang paksa, ponselnya dirampas, dan salah satu pelaku bahkan memperlihatkan gestur hendak memukul. Peristiwa itu membuat Fabiola syok dan trauma.

Sementara Rovin Bou mendapat perlakuan kasar saat melakukan siaran langsung melalui TikTok di depan Kantor Ditreskrimsus Polda Bali. Beberapa aparat menghampiri, mencengkeram tubuhnya, serta merampas gawai dan tas. Meski sudah mengaku wartawan, pernyataannya sempat tidak dipercaya karena tidak memperlihatkan kartu pers. Rovin akhirnya dilepaskan setelah seorang rekan wartawan membenarkan identitasnya.

Teguh menegaskan, polisi perlu memperhatikan agar insiden serupa tidak terulang. Di sisi lain, ia juga mengingatkan wartawan agar selalu menunjukkan identitas jelas ketika meliput di lapangan. “Agar petugas tidak salah paham atau menyamakan wartawan dengan kelompok massa yang melakukan aksi,” ujarnya.(*)

Tags: jmsikaltara grandekekerasan aparatWartawan
Previous Post

Andi Fajrul Syam : Pasar Pangan Murah Harus Menjangkau Seluruh Wilayah, Bukan Hanya Pusat Kota

Next Post

Deklarasi, Komitmen Elemen Masyarakat untuk Menjaga Ketertiban di Kota Tarakan

Berita Lainnya

Dua Titik Kebakaran Jadi Alarm Dini, TNKM Waspadai Api Pembukaan Lahan
Daerah

Dua Titik Kebakaran Jadi Alarm Dini, TNKM Waspadai Api Pembukaan Lahan

10/09/2026
Dari Ruang Tamu ke Jakarta , Jejak Batik Busak Uwe Menembus Pasar Nasional
Bulungan

Dari Ruang Tamu ke Jakarta , Jejak Batik Busak Uwe Menembus Pasar Nasional

27/08/2026
Menteri Kehutanan Cicipi Elai di Stan TNKM, Kopiah Motif Lundayeh Jadi Simbol Kehangatan dari Perbatasan
Daerah

Menteri Kehutanan Cicipi Elai di Stan TNKM, Kopiah Motif Lundayeh Jadi Simbol Kehangatan dari Perbatasan

23/08/2026
Elai Khas Kalimantan Jadi Magnet Pengunjung Stan TNKM di Pameran HKAN 2026
Daerah

Elai Khas Kalimantan Jadi Magnet Pengunjung Stan TNKM di Pameran HKAN 2026

23/08/2026
Kurang dari Dua Jam, Mahasiswa Nunukan Galang Rp13,7 Juta untuk Korban Gempa Flores
Daerah

Kurang dari Dua Jam, Mahasiswa Nunukan Galang Rp13,7 Juta untuk Korban Gempa Flores

21/08/2026
Dari Lutung Banggat hingga Rafflesia Pricei, Kekayaan Endemik di Hutan TNKM Wilayah Long Bawan
Daerah

Dari Lutung Banggat hingga Rafflesia Pricei, Kekayaan Endemik di Hutan TNKM Wilayah Long Bawan

20/08/2026
Next Post
Deklarasi, Komitmen Elemen Masyarakat untuk Menjaga Ketertiban di Kota Tarakan

Deklarasi, Komitmen Elemen Masyarakat untuk Menjaga Ketertiban di Kota Tarakan

Puluhan Regu Semarakan Lomba Gerak Jalan se Kecamatan Tarakan Utara

Puluhan Regu Semarakan Lomba Gerak Jalan se Kecamatan Tarakan Utara

Wali Kota Sampaikan Apresiasi Suksesnya Lomba Gerak Jalan se Tarakan

Wali Kota Sampaikan Apresiasi Suksesnya Lomba Gerak Jalan se Tarakan

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.