Rabu, Januari 21, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Daerah

Kasus Kematian Ibu dan Bayi Jadi Perhatian

Dinkes Nunukan Perkuat Layanan Kesehatan

by Grande Media
19/01/2026
in Daerah, Kalimantan Utara, Nunukan
0
Kasus Kematian Ibu dan Bayi Jadi Perhatian

Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Nunukan, Hj. Miskia, S.Si., Apt., M.M.

Share on FacebookShare on Twitter

NUNUKAN – Kasus kematian bayi dan ibu di Kabupaten Nunukan pada tahun 2025 masih menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB).

Tercatat, angka kematian bayi memang mengalami penurunan, namun kasus kematian ibu justru mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kondisi ini mendorong Dinkes Nunukan untuk terus memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak melalui berbagai program prioritas yang dijalankan secara berkelanjutan.

Upaya tersebut dilakukan untuk menekan angka kematian ibu dan bayi, sekaligus mencegah stunting di wilayah perbatasan yang memiliki tantangan geografis dan mobilitas penduduk yang tinggi.

Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Nunukan, Hj. Miskia, S.Si., Apt., M.M., mengatakan bahwa dari tahun ke tahun pihaknya tetap menempatkan program kesehatan ibu dan anak sebagai fokus utama, selain program stunting dan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

“Pelayanan kesehatan dari tahun ke tahun kami memiliki program fokus, seperti kesehatan ibu dan anak, program stunting, program CKG, dan program lainnya,” ujar Miskia, Senin (19/01/2025).

Ia mengakui bahwa tantangan terbesar dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak di Nunukan adalah tingginya mobilitas penduduk.

Sebagai daerah perbatasan dan daerah transit, Nunukan menjadi tempat singgah masyarakat dari berbagai daerah yang akan bekerja ke luar negeri, khususnya ke Malaysia.

“Kami harus akui Nunukan ini daerah transit. Masyarakat yang datang bukan hanya warga Nunukan, tapi juga masyarakat luar yang sementara melintas untuk bekerja ke Malaysia,” katanya.

Menurut Miskia, banyak kasus ibu hamil yang datang ke Nunukan dalam kondisi sudah mendekati persalinan tanpa pernah melakukan pemeriksaan kehamilan sebelumnya.

Kondisi tersebut sering kali menimbulkan permasalahan, baik pada ibu maupun bayi yang dilahirkan.

“Ada yang datang sudah hamil dan mau melahirkan, sementara selama kehamilan tidak pernah memeriksakan diri. Saat ingin melahirkan baru ke Nunukan, di situlah kami menemukan permasalahan, termasuk pada bayinya. Ini juga menjadi salah satu penyumbang stunting dan kematian bayi,” jelasnya.

Selain faktor mobilitas penduduk, kondisi geografis Nunukan yang luas dengan akses pelayanan kesehatan yang terbatas di sejumlah wilayah juga menjadi kendala dalam penanganan kasus kesehatan ibu dan anak.

Miskia menegaskan bahwa persalinan sangat disarankan dilakukan di fasilitas kesehatan terdekat.

Hal tersebut penting untuk menjamin keselamatan ibu dan bayi, sekaligus berkaitan dengan administrasi kependudukan.

“Kelahiran harus di fasilitas kesehatan, karena surat keterangan kelahiran hanya bisa dikeluarkan oleh fasilitas kesehatan atau bidan yang membantu persalinan,” tegasnya.

Dinkes Nunukan juga mengimbau agar seluruh ibu hamil rutin memeriksakan kehamilannya sejak dini hingga menjelang persalinan. Terutama bagi ibu hamil yang berpotensi mengalami komplikasi, diharapkan segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat.

“Kami menghimbau agar ibu yang mengandung rutin memeriksakan diri sebelum dan jelang melahirkan. Kalau memang harus dirujuk, segera ke faskes terdekat,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Dinkes Nunukan telah menyediakan rumah tunggu melahirkan bagi masyarakat yang mengalami kendala persalinan, rumah tunggu tersebut disiapkan di beberapa lokasi, yakni di Mainau, Tarakan, dan Nunukan.

“Untuk masyarakat yang dirujuk dan memiliki kendala melahirkan, kami sudah menyiapkan rumah tunggu melahirkan di beberapa tempat,” katanya.

Namun demikian, Miskia menyebut keterlambatan penanganan masih kerap terjadi akibat lambatnya pengambilan keputusan dari pihak keluarga, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah terpencil.

“Sering kali saat ibu harus dirujuk, keluarga masih ragu dan menunggu keputusan keluarga besar. Pertimbangan jarak, meninggalkan anak, dan jauh dari keluarga membuat keputusan menjadi lambat, sehingga penanganan juga terlambat sampai ke rumah sakit,” ungkapnya.

Berdasarkan data Dinkes Nunukan, jumlah bayi lahir hidup pada tahun 2025 tercatat sebanyak 2.871 bayi. Angka ini menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 3.263 bayi.

Untuk kematian bayi, tercatat sebanyak 44 kasus pada tahun 2025, menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 52 kasus. Namun, kasus kematian ibu justru mengalami peningkatan dari 3 kasus pada tahun 2024 menjadi 4 kasus pada tahun 2025.

Melalui penguatan layanan kesehatan dan dukungan peran aktif masyarakat, Dinkes Nunukan berharap kualitas kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Nunukan dapat terus meningkat, serta angka kematian ibu dan bayi dapat ditekan secara berkelanjutan. (*dkisp)

Tags: angkakelahiranhidupbumilgermaskaltarakaltaragrande.newsnunukan
Previous Post

Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Wakapolda Kaltara : Jadikan Momentum Refleksi dan Evaluasi Diri

Next Post

Personel Polres tarakan Selamatkan Seorang Ibu dari Serangan Buaya di Waduk Persemaian

Berita Lainnya

Pelayanan Pembuatan Paspor di Kantor Imigrasi TPI Nunukan
Daerah

Paspor Elektronik Dominasi Layanan Imigrasi Nunukan

20/01/2026
Personel Polres tarakan Selamatkan Seorang Ibu dari Serangan Buaya di Waduk Persemaian
Kalimantan Utara

Personel Polres tarakan Selamatkan Seorang Ibu dari Serangan Buaya di Waduk Persemaian

19/01/2026
Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Wakapolda Kaltara : Jadikan Momentum Refleksi dan Evaluasi Diri
Kalimantan Utara

Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Wakapolda Kaltara : Jadikan Momentum Refleksi dan Evaluasi Diri

19/01/2026
Jalin Silaturahmi, Gubernur Pimpin Laga Persahabatan Bulungan Legend vs Sumbawa Legend
Kalimantan Utara

Jalin Silaturahmi, Gubernur Pimpin Laga Persahabatan Bulungan Legend vs Sumbawa Legend

18/01/2026
Gubernur Resmikan Asrama Mahasiswa Kaltara di Sumbawa, Mendukung Peningkatan SDM
Kalimantan Utara

Gubernur Resmikan Asrama Mahasiswa Kaltara di Sumbawa, Mendukung Peningkatan SDM

17/01/2026
Khitanan Massal Gratis di Nunukan, Sinergi LPP, Satgas Pamtas, dan PPNI untuk Anak Perbatasan
Daerah

Khitanan Massal Gratis di Nunukan, Sinergi LPP, Satgas Pamtas, dan PPNI untuk Anak Perbatasan

17/01/2026
Next Post
Personel Polres tarakan Selamatkan Seorang Ibu dari Serangan Buaya di Waduk Persemaian

Personel Polres tarakan Selamatkan Seorang Ibu dari Serangan Buaya di Waduk Persemaian

Pelayanan Pembuatan Paspor di Kantor Imigrasi TPI Nunukan

Paspor Elektronik Dominasi Layanan Imigrasi Nunukan

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.