NUNUKAN – Video yang memperlihatkan warga dan pelajar di Kecamatan Krayan Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Republik Indonesia viral di media sosial. Aksi damai tersebut dilakukan pada Sabtu (31/01/2026) lalu, sebagai ungkapan kegelisahan atas kondisi jalan utama yang rusak parah.
Dalam surat terbuka itu, masyarakat menyuarakan kondisi jalan yang menjadi urat nadi perekonomian dan akses pendidikan. Jalan yang dipenuhi kubangan lumpur dan licin tersebut harus dilalui setiap hari oleh warga, termasuk anak-anak sekolah, dalam menjalani aktivitas mereka.
Aksi yang berlangsung di ruas Pa’ Kebuan–Long Umung, Krayan Timur, lahir dari keprihatinan panjang masyarakat yang berharap adanya keadilan dalam pemerataan pembangunan. Salah satu tokoh masyarakat, Jumanli Yohanes, menyampaikan bahwa kondisi jalan tersebut merupakan tantangan yang terus dihadapi warga Krayan Timur, wilayah perbatasan yang berbatasan langsung dengan Sabah, Malaysia.
Menanggapi aksi tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Nunukan yang juga Ketua Komisi II, Andi Fajrul Syam, S.H., menilai aspirasi masyarakat sebagai suara yang lahir dari pengalaman nyata di lapangan. Ia mengatakan bahwa aksi tersebut menunjukkan betapa besarnya harapan masyarakat terhadap perbaikan infrastruktur dasar.
Menurut Andi, apabila jalan di Krayan dapat dibangun dengan layak, dampaknya akan sangat besar bagi kehidupan masyarakat, terutama dari sisi ekonomi.
“Kalau jalan terbangun, akses ekonomi pasti meningkat. Masyarakat yang memiliki hasil pertanian, seperti buah-buahan, bisa lebih mudah menjual hasilnya ke pasar,” ujarnya, Senin (02/2/2026).
Ia juga menambahkan bahwa infrastruktur jalan yang baik akan membuka peluang lebih luas, termasuk masuknya investor ke wilayah Krayan, khususnya di sektor pariwisata. Dengan akses yang memadai, pergerakan ekonomi diyakini akan tumbuh secara alami.
“Sulit rasanya berbicara soal pertemuan ekonomi dan investasi kalau kondisi jalannya masih seperti sekarang. Jalan adalah pintu awal bagi pertumbuhan,” tambahnya.
Oleh karena itu, Andi menegaskan bahwa pihaknya di Komisi II DPRD Kabupaten Nunukan terus mendorong agar perbaikan jalan di Krayan dapat segera direalisasikan dan tidak terus ditunda.
“Ini tidak boleh diundur-undur lagi. Kita ingin pemerataan pembangunan benar-benar dirasakan di seluruh wilayah Kabupaten Nunukan,” pungkasnya. (*)











Discussion about this post