TANJUNG SELOR – Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol Agus Wijayanto, S.H., S.I.K., M.H., mulai menyatukan arah gerak seluruh jajaran Polda Kaltara melalui Commander Wish yang menjadi pedoman penguatan kinerja dan pelayanan kepolisian.
Commander Wish tersebut disampaikan di Gedung Bhara Daksa Polda Kalimantan Utara, Senin (13/7/2026).
Kapolda didampingi Wakapolda Kaltara Brigjen Pol Yusuf, S.I.K., M.Hum., dan Irwasda Polda Kaltara Kombes Pol Audy Alfrits Herman Manus, S.I.K., M.Si., CFrA.
Kegiatan dihadiri seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Kaltara serta para Kapolres dan Kapolresta jajaran.
Penyampaian Commander Wish menjadi langkah awal dalam menyatukan visi, misi dan arah kebijakan organisasi guna memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian yang profesional, modern dan berintegritas.
Arah kebijakan tersebut diselaraskan dengan Asta Cita Pemerintah, Program Polri Presisi serta tantangan tugas kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan, harmoni sosial dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Dalam arahannya, Irjen Pol Agus Wijayanto menegaskan keberhasilan tugas kepolisian tidak semata-mata diukur dari penegakan hukum.
Polri, kata dia, juga harus mampu menghadirkan rasa aman, memberikan pelayanan humanis serta membangun kemitraan yang kuat dengan seluruh elemen masyarakat.
Sebagai pedoman pelaksanaan tugas, Kapolda memperkenalkan lima pilar utama Commander Wish, yakni Wilayah Aman, Institusi Kuat, Sinergi Hebat, Melayani Masyarakat dan Menjaga Amanah.
Pilar Wilayah Aman menitikberatkan pada upaya menjaga stabilitas dan kedaulatan wilayah perbatasan. Sementara Institusi Kuat diarahkan untuk membangun organisasi Polri yang profesional, modern dan berintegritas.
Sinergi Hebat menekankan penguatan kolaborasi lintas sektor. Sedangkan Melayani Masyarakat diarahkan pada pelayanan cepat, humanis, responsif dan solutif.
Adapun Menjaga Amanah menempatkan integritas sebagai bagian dari kehormatan institusi Polri.
Kapolda turut memberikan sejumlah penekanan kepada seluruh jajaran. Personel diminta mewujudkan Polri yang prediktif, responsif, transparan dan berkeadilan serta memperkuat Harkamtibmas dan pengawasan wilayah perbatasan.
Soliditas internal juga menjadi perhatian. Jajaran Polda Kaltara diminta mempererat hubungan dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat sebagai bagian dari penguatan sinergi dalam menjaga keamanan daerah.
Di sektor pelayanan publik, Kapolda meminta layanan Kepolisian 110 dan QR Code Pengaduan Propam dioptimalkan. Pengawasan terhadap anggota juga harus diperkuat untuk mencegah pelanggaran yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat.
“Commander Wish ini bukan sekadar arah kebijakan, tetapi menjadi komitmen bersama bagi seluruh personel Polda Kalimantan Utara untuk bekerja dengan profesional, berintegritas, dan mengedepankan pelayanan yang humanis,” kata Irjen Pol Agus Wijayanto.
Kapolda menegaskan, kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga melalui kerja nyata dan pengabdian yang tulus.
“Kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga melalui kerja nyata, sinergi yang kuat, serta pengabdian yang tulus demi terwujudnya keamanan dan ketertiban di wilayah Kalimantan Utara,” tegasnya.
Melalui Commander Wish tersebut, seluruh jajaran Polda Kaltara diharapkan memiliki kesamaan langkah dan arah dalam menjalankan tugas, sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga situasi Kamtibmas di Kalimantan Utara tetap aman dan kondusif. (*)








Discussion about this post