NUNUKAN – Turun langsung ke lapangan untuk berburu takjil di Pasar Ramadan takjil favorit Bupati H. Irwan Sabri, saat berbuka puasa ternyata sederhana, orang nomor satu di Kabupaten Nunukan itu mengaku paling menyukai jalangkote sebagai menu favoritnya saat berbuka di bulan Ramadan.
Hal itu disampaikannya saat berburu takjil bersama jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Nunukan pada Senin (16/03/2026) sore, kegiatan tersebut dimulai dari deretan pedagang takjil di depan UKM Canter Nunukan.
Bupati bersama rombongan terlihat menyusuri lapak-lapak pedagang sambil menyapa para penjual dan masyarakat yang juga datang berburu menu berbuka puasa.
Suasana hangat pun terasa ketika Bupati berhenti di salah satu penjual minuman, beberapa anak yang kebetulan sedang membeli es campur tampak terkejut sekaligus senang ketika Bupati langsung membayarkan minuman mereka.
Tak hanya anak-anak, sejumlah warga yang sedang membeli takjil juga ikut ditraktir oleh Bupati, momen sederhana tersebut membuat suasana di sekitar lapak pedagang semakin akrab dan penuh kehangatan.
Setelah berkeliling, Bupati dan rombongan membeli berbagai jenis takjil seperti lumpia, gorengan, aneka sayur siap santap, hingga es buah segar untuk berbuka puasa.
Dari kawasan UKM Canter, rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke Pasar Ramadan Blok Tiga Oke di Jalan Sanusi Blok 3 RT 6, Nunukan Barat, mengetahui kedatangan rombongan Bupati, suasana pasar yang sudah ramai oleh warga mendadak semakin meriah.
Para pedagang yang sebagian besar ibu-ibu tampak antusias menyambut kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Nunukan tersebut.
“Alhamdulillah, Bupati kami datang!” seru salah seorang pedagang dengan wajah penuh kegembiraan.
Seruan itu langsung disambut dengan jabat tangan hangat dari Bupati yang menyapa para pedagang satu per satu.
Kehadiran Bupati tidak hanya sekadar berkunjung, ia juga memborong berbagai dagangan para pelaku usaha kecil yang berjualan di pasar Ramadan tersebut.
Sambil membeli takjil, Bupati juga berbincang dan memberi semangat kepada para pedagang.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Penjabat Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan.
Bupati menjelaskan bahwa kegiatan turun langsung ke pasar Ramadan ini bertujuan untuk melihat secara langsung aktivitas para pelaku usaha kecil selama bulan suci Ramadan.
“Ya tentunya saya mau melihat secara langsung para pelaku UMKM yang menjual takjil di bazar Ramadan ini,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan pasar takjil selama Ramadan turut memberikan dampak pada perputaran ekonomi masyarakat.
“Tentu ini mempengaruhi perputaran ekonomi masyarakat, di mana saat Ramadan permintaan makanan dan minuman meningkat cukup signifikan,” katanya.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“Saya berharap masyarakat dan pemerintah tidak ada jarak. Jika komunikasi sudah terjalin dengan baik, maka tantangan ke depan akan lebih mudah kita hadapi bersama,” ungkapnya.
Di akhir keterangannya, Bupati mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga suasana Ramadan yang aman dan penuh kebersamaan.
“Pesan saya kepada masyarakat agar saling menghargai, tertib berlalu lintas, dan terus menjalin silaturahmi agar semangat persaudaraan tetap terjaga,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Pasar Ramadan Blok Tiga Oke yang juga Ketua RT 06 Nunukan Barat, Supinah, mengaku sangat senang dan bangga atas kedatangan Bupati Nunukan beserta jajarannya.
“Kami sangat senang dan bangga atas kedatangan Pak Bupati bersama jajarannya, kami sangat-sangat berterima kasih. Syukur alhamdulillah dagangan kami diborong oleh Pak Bupati dan juga jajarannya,” ujarnya.
Menurutnya, para pelaku UMKM sebenarnya tidak menyiapkan dagangan dalam jumlah banyak karena beberapa hari terakhir pembeli cukup sepi.
“Persiapan para UMKM memang tidak banyak karena beberapa hari ini pembelian sepi,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa pada hari yang sama, pasar Ramadan tersebut tidak hanya dikunjungi oleh jajaran pemerintah daerah, tetapi juga oleh anggota DPRD Kabupaten Nunukan.
“Hari ini tidak hanya jajaran dari pemerintah daerah, pasar Ramadan kami juga didatangi oleh anggota DPRD Kabupaten Nunukan sehingga semua dagangan kami hari ini habis diborong,” ungkapnya.
Namun demikian, Supinah mengungkapkan jika dibandingkan tahun lalu, daya beli masyarakat pada Ramadan tahun ini mengalami penurunan.
“Kalau dibandingkan tahun lalu, daya beli masyarakat tahun ini menurun. Banyak takjil yang tidak laku terjual. Pedagang musiman juga tahun ini sangat banyak sehingga perputaran ekonominya menurun,” jelasnya.
Ia berharap ke depan pemerintah daerah dan DPRD dapat lebih sering mengunjungi para pedagang di pasar Ramadan.
“Harapan kami tahun depan pemerintah daerah dan juga DPRD tidak hanya datang satu kali ke stand-stand pasar Ramadan, minimal dua kali datang,” ujarnya.
Selain itu, para pedagang musiman juga berharap adanya dukungan permodalan dari pemerintah daerah selama Ramadan.
“Kami juga sangat mengharapkan bantuan modal bagi pedagang musiman khusus Ramadan, mungkin berupa pinjaman modal selama satu bulan agar kami bisa berjualan dengan lebih baik,” tutupnya.
Kunjungan tersebut tidak hanya membawa kebahagiaan bagi para pedagang yang dagangannya ludes diborong, tetapi juga menjadi momen kebersamaan yang memperlihatkan kedekatan antara pemerintah daerah dan masyarakat di tengah semarak Ramadan di Kabupaten Nunukan.(*)









Discussion about this post