TARAKAN – Menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 2026, Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan meningkatkan pengawasan di Pasar Induk Gusher, Kota Tarakan, Sabtu (7/2/2026).
Pengawasan melibatkan berbagai unsur lintas sektor, termasuk aparat penegak hukum, pemerintah daerah, Bulog, serta Badan Pangan Nasional guna memastikan distribusi pangan berjalan lancar dan aman.
Tim melakukan pemantauan harga terhadap tujuh pedagang eceran yang menjadi responden resmi SP2KP. Sejumlah komoditas strategis terpantau relatif stabil, di antaranya beras SPHP Rp13.000 per kilogram dan Minyak Kita Rp15.700 per liter.
Harga telur ayam tercatat Rp36.100 per kilogram, daging ayam Rp40.000 per kilogram, sementara daging sapi berada di rentang Rp150.000 hingga Rp160.000 per kilogram.
Untuk komoditas hortikultura, bawang merah berada di harga Rp40.000 per kilogram, bawang putih Rp35.000 per kilogram, serta cabai rawit dan cabai merah rawit di kisaran Rp70.000 hingga Rp80.000 per kilogram.
Selain pemantauan harga, pengujian keamanan pangan dilakukan terhadap empat komoditas utama. Hasil uji laboratorium cepat menunjukkan tidak ditemukan residu pestisida.
Pemerintah memastikan pengawasan akan terus dilakukan setiap hari guna menjaga daya beli masyarakat serta menjamin pangan yang beredar aman dikonsumsi. (*)








Discussion about this post