NUNUKAN – Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momen refleksi dan pembaruan diri. Di Lapas Kelas IIB Nunukan, semangat itu diwujudkan melalui Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Masjid At Taubah pada 9–10 Februari 2026. Kegiatan ini khusus diikuti warga binaan yang tergabung dalam Kamar Santri.
Acara yang dibuka oleh Kasubsi Registrasi mewakili Kalapas Nunukan, Puang Dirham, menghadirkan suasana hangat, penuh semangat, dan tawa peserta. “Lomba ini bukan sekadar adu cepat menjawab pertanyaan, tapi juga sarana untuk menanamkan nilai spiritual, keimanan, dan karakter positif,” kata Kasubsi Registrasi.
Selama lomba, terlihat para peserta saling mendukung satu sama lain, belajar bersama, dan menjaga semangat kompetisi yang sehat. Ada yang tersenyum, ada yang berfikir keras, dan ada pula yang menyalami teman saat jawaban benar. Momen kebersamaan ini membuat Masjid At Taubah terasa hidup dengan energi positif meski berada di lingkungan lapas.
Para pemenang lomba mendapatkan hadiah secara simbolis, disertai pesan agar prestasi ini menjadi inspirasi bagi warga binaan lainnya. “Kegiatan seperti ini membuat kami merasa diperhatikan, dihargai, dan termotivasi untuk belajar lebih giat serta meningkatkan ibadah,” ungkap salah satu peserta.
Kegiatan ini membuktikan bahwa pembinaan di Lapas Nunukan tidak hanya soal aturan, tapi juga tentang membangun iman, menumbuhkan semangat belajar, dan membentuk pribadi yang lebih baik. Ramadhan, bagi para warga binaan, bukan hanya bulan ibadah, tetapi juga momentum untuk tumbuh, introspeksi, dan memperbaiki diri. (*)









Discussion about this post