NUNUKAN – Suasana di halaman Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan, Sabtu (11/04/2026), tampak meriah dan penuh semangat, tidak hanya peserta lomba, masyarakat Nunukan juga memadati area kegiatan untuk menyaksikan Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) yang digelar dalam rangka Hari Bhakti Imigrasi (HBI) ke-76.
Sejak pagi hari di bawah terik matahari dan cuaca cerah, antusiasme penonton tidak surut sedikit pun, menciptakan atmosfer yang hidup di lingkungan kantor tersebut.
Kegiatan LKBB yang kembali digelar untuk keempat kalinya di Nunukan itu diikuti oleh puluhan tim pelajar dari berbagai jenjang Pendidikan.
Sebanyak 21 tim dengan masing-masing terdiri dari 13 orang peserta turut ambil bagian, yang terbagi dalam kategori SD sebanyak enam tim, SMP sembilan tim, dan SMA enam tim, seluruh peserta menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam baris-berbaris di Lapangan Parkir Kantor Imigrasi Nunukan.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan, Adrian Soetrisno, menyampaikan apresiasi kepada seluruh sekolah yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, LKBB menjadi salah satu agenda utama yang tidak hanya bersifat kompetisi, tetapi juga sarat nilai edukasi.
“Kita sangat mengapresiasi sekolah-sekolah yang mengirimkan perwakilannya karena LKBB ini menjadi kegiatan utama yang menjadi sorotan, lomba ini tidak hanya mengedukasi tentang disiplin dan kerja sama, tetapi juga memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk bersaing secara sehat dan memperkuat rasa persatuan,” ujar Adrian, Sabtu (11/4/2026).
Adrian menjelaskan, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengenalkan keberadaan Imigrasi kepada masyarakat Nunukan sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan dan ketertiban sejak usia dini.
Ia berharap hubungan antara instansi Imigrasi dan masyarakat semakin dekat melalui berbagai kegiatan yang melibatkan pelajar dan warga.
“Harapan kita Imigrasi ini bisa lebih dekat dengan masyarakat dan kita juga bisa ambil andil dalam memberikan kontribusi dan edukasi tentang LKBB di peserta didik,” tambahnya.
Lebih lanjut, Adrian menuturkan bahwa LKBB ini juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan kekompakan antar pelajar di Nunukan.
Dalam penilaiannya, peserta dituntut menampilkan gerakan secara berurutan dan tepat, mulai dari sikap sempurna, hormat, hadap kanan, lencang kanan, lencang depan, hingga hitungan bershaf, Kerapian, kekompakan, dan ketegasan gerakan menjadi poin penting dalam penilaian dewan juri.
Selain LKBB, rangkaian peringatan HBI ke-76 juga diramaikan dengan bazar UMKM yang melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Nunukan, kehadiran bazar ini menjadi wadah bagi pelaku usaha lokal untuk mempromosikan serta menjual produk mereka kepada pengunjung.
“Inisiatif ini sejalan dengan upaya mendukung ekonomi lokal dan membantu pertumbuhan UMKM di Nunukan,” jelas Adrian.
Tidak hanya itu, Kantor Imigrasi Nunukan juga meluncurkan program “Paspor Simpatik”, yaitu layanan pembuatan paspor pada akhir pekan untuk mengakomodasi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu di hari kerja. Selain layanan tersebut, masyarakat yang hadir juga dapat menikmati pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan dalam kegiatan tersebut.
Adrian menegaskan bahwa rangkaian kegiatan HBI ini menjadi contoh kolaborasi positif antara instansi pemerintah dan Masyarakat, ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai tradisi yang memperkuat hubungan Imigrasi dengan masyarakat Nunukan.
“Semoga kegiatan semacam ini dapat terus menjadi tradisi yang memperkuat hubungan antara Kantor Imigrasi dan masyarakat Nunukan,” tutupnya. (*)








Discussion about this post