TANJUNG SELOR – Program Mudik Gratis Angkutan Lebaran 2026 yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara resmi diberangkatkan dari halaman Kantor Gubernur, Rabu (18/3/2026). Pelepasan dilakukan langsung oleh Gubernur Zainal A. Paliwang sebagai bentuk dukungan terhadap mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya.
Gubernur menyampaikan, program ini menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin pulang kampung dengan biaya terjangkau sekaligus menjamin keselamatan perjalanan.
“Ini bentuk komitmen pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya saat momentum mudik Lebaran,” ujarnya.
Program yang dijalankan bersama Dinas Perhubungan Kalimantan Utara ini menyediakan kuota sekitar 500 orang. Namun, jumlah peserta yang berangkat tercatat 161 orang, mengingat sebagian warga telah melakukan perjalanan lebih awal.
Armada bus Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP), termasuk dari Perum DAMRI, disiapkan untuk melayani berbagai rute tujuan dalam wilayah Kaltara seperti Malinau, Tideng Pale, hingga Salang.
Selain membantu biaya perjalanan, program ini juga bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas serta menekan risiko kecelakaan dengan mendorong penggunaan transportasi umum yang lebih terorganisir.
Gubernur memastikan seluruh kendaraan telah melalui pemeriksaan kelaikan jalan, serta pengemudi dalam kondisi prima sebelum diberangkatkan. Hal ini dilakukan demi menjamin keamanan dan kenyamanan pemudik selama perjalanan.
Kegiatan ini turut melibatkan berbagai pihak, mulai dari aparat kepolisian, Jasa Raharja, hingga Bank Indonesia dalam mendukung kelancaran program.
Ke depan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berencana memperluas cakupan layanan mudik gratis hingga ke wilayah luar provinsi, termasuk Kalimantan Timur, guna menjangkau lebih banyak masyarakat.
Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata sekaligus menciptakan perjalanan mudik yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (*)








Discussion about this post