TANJUNG SELOR – Wakapolda Kalimantan Utara, Yusuf, memimpin apel perdana di Mapolda Kaltara, Tanjung Selor, Rabu (01/04/2026). Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya integritas personel, kesiapan menghadapi dinamika kamtibmas, serta kewaspadaan terhadap aksi penipuan yang mencatut namanya.
Di hadapan seluruh personel, Wakapolda menegaskan agar proses rekrutmen anggota Polri dijalankan secara bersih tanpa praktik percaloan.
“Jangan ada yang bermain dalam proses penerimaan anggota. Dampaknya panjang dan merusak institusi,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan potensi peningkatan gangguan kamtibmas dalam beberapa bulan ke depan. Hal ini merujuk pada hasil koordinasi bersama Kapolda Kaltara, Djati Wiyoto Abadhy, yang menyoroti pengaruh isu global terhadap stabilitas dalam negeri.
Menurutnya, dinamika geopolitik dunia berpotensi berdampak pada kondisi ekonomi, termasuk kenaikan harga energi dan kebutuhan pokok, yang bisa memicu kerawanan sosial.
Pengamanan peringatan Hari Buruh juga menjadi perhatian. Personel diminta mengedepankan pendekatan persuasif serta menghindari tindakan yang dapat memicu konflik di lapangan.
“Polri harus hadir sebagai pelindung, bukan pemicu masalah,” ujarnya.
Di akhir apel, Wakapolda mengklarifikasi adanya penipuan yang mencatut namanya. Ia menegaskan tidak pernah meminta sesuatu melalui pesan pribadi.
“Jika ada yang mengatasnamakan saya, segera laporkan. Jangan ditanggapi,” tegasnya.
Apel perdana ini menjadi penekanan awal bagi seluruh personel Polda Kaltara untuk terus menjaga profesionalisme dan meningkatkan kepercayaan masyarakat, khususnya di wilayah Tanjung Selor sebagai pusat aktivitas pemerintahan provinsi. (*)








Discussion about this post