TANJUNG SELOR – Komitmen memperkuat pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini kembali ditegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui pelantikan Pokja Bunda PAUD dan serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kaltara, Jumat (13/2).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Gubernur Kaltara tersebut dipimpin Bunda PAUD Kaltara, Rahmawati Zainal. Ia melantik Hj. Sipta Meylina Denny Harianto sebagai Ketua Pokja Bunda PAUD sekaligus memimpin sertijab Ketua DWP Kaltara periode 2026–2031.
Mewakili Gubernur Kaltara, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kaltara, H. Datu Iqro Ramadhan, menyampaikan bahwa PAUD memiliki peran vital dalam menyiapkan generasi unggul.
“Usia dini adalah masa emas perkembangan anak. Di sinilah karakter, kecerdasan dan nilai-nilai moral mulai dibentuk,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kualitas SDM yang dibangun sejak awal kehidupan. Karena itu, sinergi antara pemerintah, keluarga dan organisasi perempuan menjadi kunci penting.
Rahmawati menegaskan bahwa Pokja Bunda PAUD memiliki tugas strategis dalam memperkuat layanan pendidikan anak usia dini yang holistik dan integratif, termasuk memperhatikan aspek kesehatan dan gizi.
Ia juga mengajak seluruh pengurus yang dilantik untuk bekerja dengan dedikasi tinggi dan menjadikan kepentingan terbaik bagi anak sebagai prioritas utama.
Selain itu, Rahmawati menyampaikan apresiasi kepada Meisa Ruslina Bustan atas dedikasinya memimpin DWP Kaltara, serta berharap kepemimpinan baru di bawah Sipta Meylina dapat membawa DWP semakin aktif berkontribusi bagi masyarakat.
“Pelantikan ini bukan hanya pergantian kepengurusan, tetapi momentum memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan SDM Kalimantan Utara,” pungkasnya. (*)








Discussion about this post