TARAKAN – Tradisi membangunkan sahur di bulan Ramadan kembali semarak melalui Lomba Beduk Sahur se-Kota Tarakan yang digelar di Kelurahan Juata Laut, Kamis (12/03/2026) malam. Kegiatan yang diikuti 16 regu ini diselenggarakan oleh LPM Juata Laut dengan dukungan berbagai unsur pemerintah, aparat keamanan, organisasi masyarakat, serta para donatur.
Lomba tersebut dilepas langsung oleh Wali Kota Tarakan, Khairul, yang mengibarkan bendera start sebagai tanda dimulainya pawai beduk sahur. Para peserta kemudian menempuh rute sekitar 1,5 kilometer, dimulai dari depan Chip Deco hingga berakhir di Pelabuhan Feri.
Dentuman beduk, tabuhan alat musik tradisional, serta dekorasi kreatif dari masing-masing tim menjadi tontonan menarik bagi masyarakat yang memadati sepanjang rute lomba.
Dari kategori dewasa, Tim Gemah Tabligh Juata Laut berhasil keluar sebagai juara pertama dengan nilai 1.540. Salah satu anggota tim, Pandu Syaputra, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut.
“Untuk prestasi, tim kami hampir tiga kali meraih juara dalam lomba beduk sahur. Tahun ini kami kembali berusaha memberikan penampilan terbaik,” ujarnya.
Dalam penampilannya, tim Gemah Tabligh tampil kompak mengenakan pakaian serba hitam dan menggunakan gerobak patrol yang dihiasi lampu-lampu menarik. Penampilan tersebut berhasil mencuri perhatian masyarakat dan dewan juri.

Pandu menjelaskan, seluruh persiapan dilakukan dengan serius oleh anggota tim. Mereka mempersiapkan konsep penampilan melalui latihan intensif hingga merancang dekorasi secara mandiri.
“Persiapan kami lakukan semaksimal mungkin demi mengharumkan nama kampung halaman kami. Semua anggota tim bekerja sama menyiapkan konsep penampilan, mulai dari latihan hingga dekorasi,” katanya.
Untuk menciptakan irama khas beduk sahur, tim ini memanfaatkan berbagai alat sederhana bernuansa tradisional, seperti drum, ember, kerincing, serta potongan besi yang dipadukan menjadi harmoni tabuhan yang unik.
Selain itu, dekorasi gerobak patrol juga dibuat sendiri oleh anggota tim dengan menggunakan bahan gabus yang dibentuk dan dihias sesuai konsep yang telah dirancang.
“Jadi bisa dikatakan seluruh konsep penampilan, mulai dari alat musik hingga dekorasi, merupakan karya tim sendiri,” tambahnya.
Meski telah meraih juara, semangat tim Gemah Tabligh tidak berhenti sampai di sini. Mereka bahkan telah bersiap mengikuti lomba beduk sahur tingkat kota yang rencananya digelar pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Kecamatan Tarakan Utara, Kelurahan Juata Laut, Polsek Tarakan Utara, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Binpotmar, Dinas Perhubungan, Satpol PP, ORARI, serta sejumlah donatur dari kalangan pengusaha pesisir, di antaranya Haji Jambul.
Adapun hasil lomba yang diumumkan panitia sebagai berikut:
Kategori Anak
- Juara I – Regu 03 Family Ramadhan (Nilai 1350)
- Juara II – Regu 07 Lorse Family (Nilai 1280)
- Juara III – Regu 04 Sage Family (Nilai 1260)
Kategori Dewasa
- Juara I – Regu 13 Gemah Tabligh (Nilai 1540)
- Juara II – Regu 09 Majelis Al Barzanji (Nilai 1510)
- Juara III – Regu 12 Pagun S’zaman (Nilai 1480)
Penyerahan hadiah dilakukan oleh sejumlah tokoh dan perwakilan instansi yang hadir. Juara I kategori anak diserahkan oleh perwakilan pengusaha pesisir Pak Waci, juara II oleh Ketua LPM Juata Laut Pak Agusalim, dan juara III oleh Sekretaris Kecamatan Tarakan Utara. Sementara juara I kategori dewasa diserahkan oleh Camat Tarakan Utara, juara II oleh Kapolsek Tarakan Utara, dan juara III oleh Kepala UPT Pelabuhan Feri.
Melalui kegiatan ini, masyarakat berharap tradisi beduk sahur tetap terjaga sebagai bagian dari budaya Ramadan yang mempererat kebersamaan dan silaturahmi antarwarga di Tarakan. (*)








Discussion about this post