Jumat, Oktober 23, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal

Viralnya Rekaman Suara 27 Detik, Ini Klarifikasi Bupati Nunukan

by Grande Media
13/05/2024
in Hukum & Kriminal, Nunukan, PEMKAB NUNUKAN
0
Viralnya Rekaman Suara 27 Detik, Ini Klarifikasi Bupati Nunukan
Share on FacebookShare on Twitter

NUNUKAN – Sempat viral di media sosial Facebook  rekaman suara yang diduga suara Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, beberapa waktu lalu.

 Dalam rekaman yang berdurasi 27 detik tersebut, mengatakan, “di Nunukan Barat itu Pak Lurah, panggil lah RT- RT di kita, mulai sudah mendata, bulan depan kasih saya datanya, semua mau ku verifikasi dulu. Sudah sistem datang nih, jadi mau dimasukan ke sistem nama, KTP sama nomor handphone mereka, karena kita mau pakai SMS BOM nanti dari Polres, kita sudah kerjasama dengan Kepolisian.”

Khawatir menjadi polemik berkepanjangan, Bupati Nunukan pun mengklarifikasinya dengan menggelar konferensi Pers di Mako Polres Nunukan, Senin (13/05/2024).

pingi Kapolres Nunukan, AKBP Taufik Nurmandia, membenarkan rekaman suara yang viral tersebut   merupakan rekaman suaranya, yang dikirim melalui voice note whatsapp kepada salah satu Lurah di Nunukan.

“Terkait rekaman suara tersebut memang itu benar suara saya, yang saya kirimkan melalui pesan suara whatsapp kepada Lurah Nunukan Barat,”

Dan terkait isi dengan nada pakai SMS BOM, Lauran menuturkan  tujuannya mencatut nama polres adalah untuk menekan agar Lurah tersebut dapat bekerja cepat, data itu untuk penyaluran bantuan sosial ke masyarakat di Kabupaten Nunukan yang tidak masuk di data DTKS pada bulan Ramadhan lalu. Karena Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Nunukan melalui Dinas Sosial, telah mengalokasikan dana kurang lebih 1 Milyar.

”karena waktu yang terbatas dan warga di kelurahan Nunukan Barat yang cukup banyak ada 28 RT, sehingga saya lakukan penekanan, dengan menyebut kita bekerjasama dengan Polres, per pengalaman kami selama ini jika kami meminta data lurah yang paling lama adalah lurah Nunukan Barat ini, jadi saya berpikir dengan saya menyebut dan membawa kepolisian, maka geraknya jadi lebih cepat, jadi tujuannya supaya Lurah segera mendata dan mengirim data warga penerima bantuan di wilayahnya, dan ternyata hasilnya cepat direspon” terang Laura.

Laura juga menyesalkan voice itu beredar karena tentu menjadi multi tafsir ditengah-tengah Masyarakat, sehingga bersama kesempatan ini “saya memohon Maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nunukan terutama dalam hal ini pihak Kepolisian karena saya yakin dampak dari beredarnya voice tersebut membuat situasi sedikit kacau artinya adanya dugaan-dugaan dimana saya sebagai Bupati Nunukan dan Kapolres bekerja tidak profesional, saya pastikan bahwa semua itu tidak ada artinya kami selama ini bekerja dengan prosedur sesuai peraturan yang ada,” tegas Laura.(DV*)

Tags: BUPATI NUNUKAN
Previous Post

“Tak Pernah Ada Kata Terlambat, Warga Binaan Lapas Nunukan Semangat Ikuti Kajian Rutin Fiqih dan Hukum Islam”

Next Post

Kapolres Nunukan: Tidak Ada Unsur Pidana di Pesan Suara Bupati yang Viral

Berita Lainnya

Dekat dengan Masyarakat, Polres Nunukan Dorong Peluang Kerja PMI yang Aman dan Resmi
Daerah

Dekat dengan Masyarakat, Polres Nunukan Dorong Peluang Kerja PMI yang Aman dan Resmi

23/10/2026
Enam Botol Liquid Diduga Mengandung Etomidate Diamankan Polisi di Sebatik Utara
Daerah

Enam Botol Liquid Diduga Mengandung Etomidate Diamankan Polisi di Sebatik Utara

23/10/2026
Motor Hilang Senilai Rp18 Juta Diduga Dijual Rp2 Juta
Daerah

Motor Hilang Senilai Rp18 Juta Diduga Dijual Rp2 Juta

21/10/2026
Diduga Hendak Direbut Parangnya, Pria di Sei Menggaris Ayunkan Senjata Tajam hingga Lukai Tangan Warga
Daerah

Diduga Hendak Direbut Parangnya, Pria di Sei Menggaris Ayunkan Senjata Tajam hingga Lukai Tangan Warga

21/10/2026
Bujuk Rayu dengan Janji Pernikahan, Pemuda 18 Tahun di Nunukan Dilaporkan atas Dugaan Persetubuhan Anak
Daerah

Bujuk Rayu dengan Janji Pernikahan, Pemuda 18 Tahun di Nunukan Dilaporkan atas Dugaan Persetubuhan Anak

21/10/2026
Persentase Kemiskinan Nunukan Turun ke 5,23 Persen
Daerah

Persentase Kemiskinan Nunukan Turun ke 5,23 Persen

20/10/2026
Next Post
Viralnya Rekaman Suara 27 Detik, Ini Klarifikasi Bupati Nunukan

Kapolres Nunukan: Tidak Ada Unsur Pidana di Pesan Suara Bupati yang Viral

Tumbangkan Bandung BJB Tandamata, Jakarta Electric PLN Jaga Asa Tembus Final Four

Tumbangkan Bandung BJB Tandamata, Jakarta Electric PLN Jaga Asa Tembus Final Four

Ingatkan Perangkat Daerah Prioritaskan Penataan Non-ASN

Ingatkan Perangkat Daerah Prioritaskan Penataan Non-ASN

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.