Kamis, Januari 22, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Nunukan

Faridah: Banyak Orang Terlantar Alami Kondisi Sakit Menahun

by Grande Media
30/04/2025
in Nunukan
0
Faridah: Banyak Orang Terlantar Alami Kondisi Sakit Menahun

Kepala DSP3A Kabupaten Nunukan Faridah Ariyani

Share on FacebookShare on Twitter

Nunukan  – Kembali Kabupaten Nunukan menghadapi peningkatan jumlah orang terlantar, khususnya dari kalangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari negara tetangga. Dan yang memperihatinkan  banyak dari mereka datang dalam kondisi sakit, bahkan menderita penyakit menahun dan menular.

Saat ini, penanganan mereka dilakukan melalui Rumah Perlindungan dan Trauma Center (RPTC) Nunukan yang berfungsi sebagai tempat singgah sementara. Namun, RPTC tidak dilengkapi fasilitas medis maupun tenaga kesehatan sehingga tidak mampu memberikan perawatan maksimal.

“RPTC bukan tempat untuk merawat orang sakit. Kami hanya bisa menampung sementara karena fungsinya memang bukan sebagai rumah perawatan,” ujar Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Kabupaten Nunukan Faridah Ariyani, SE., M.A.P., Selasa (29/04/2025).

Dinas Sosial telah berupaya membantu penanganan kesehatan PMI deportasi ini melalui kepesertaan BPJS. Namun, karena keterbatasan anggaran dan tidak adanya rumah singgah dengan fasilitas medis yang memadai, pelayanan menjadi tidak optimal.

Sebagian besar orang terlantar yang datang ke Nunukan menumpang di rumah-rumah warga tanpa melapor kepada RT setempat. Hal ini menyulitkan pendataan dan penanganan awal.

“Kami sangat berharap RT aktif memantau siapa saja yang datang dan tinggal di lingkungannya. Jika ada yang sakit, mohon segera dilaporkan sebelum kondisinya memburuk,” kata Faridah.

Bagi orang terlantar yang berhasil diidentifikasi dan diketahui keluarganya, Dinas Sosial akan memfasilitasi pemulangan dan revitalisasi. Namun, jika tidak ditemukan pihak keluarga, mereka akan dirujuk ke panti sosial seperti rumah jompo yang ada di Kalimantan Utara.

Dalam kasus kematian, Dinsos Nunukan juga harus menangani pengurusan jenazah meskipun tanpa anggaran khusus. Dukungan dari Baznas, paguyuban, kelompok adat, hingga donatur masyarakat selama ini sangat membantu.

“Kami tidak punya anggaran penguburan. Seperti kasus napi yang meninggal, kami sesama pegawai bahkan urunan. Karena itu kami sangat berharap bantuan dari kelompok masyarakat,” ungkapnya.

Dinas Sosial berharap program revitalisasi dan bantuan sosial bagi orang terlantar tetap dipertahankan.

“Apapun kondisinya, masih banyak masyarakat yang membutuhkan perlindungan dan dukungan sosial. Ini tanggung jawab bersama.” Imbuhnya.(*)

Tags: dinsos nunukafaridahkaltara grandepekerja migran indonesia
Previous Post

Marak Perlakuan Asusila di Kalangan Remaja, DSP3A Kabupaten Nunukan Prihatin

Next Post

Sebagai Satu-Satunya Rumah Sakit Rujukan Dengan Layanan Spesialis, RSUD Nunukan Berkomitmen Berikan Layanan Terbaik

Berita Lainnya

Pelayanan Pembuatan Paspor di Kantor Imigrasi TPI Nunukan
Daerah

Paspor Elektronik Dominasi Layanan Imigrasi Nunukan

20/01/2026
Kasus Kematian Ibu dan Bayi Jadi Perhatian
Daerah

Kasus Kematian Ibu dan Bayi Jadi Perhatian

19/01/2026
Khitanan Massal Gratis di Nunukan, Sinergi LPP, Satgas Pamtas, dan PPNI untuk Anak Perbatasan
Daerah

Khitanan Massal Gratis di Nunukan, Sinergi LPP, Satgas Pamtas, dan PPNI untuk Anak Perbatasan

17/01/2026
Panen raya, Lapas Nunukan Hasilkan Lebih 2 Ton Produk Perkebunan dan Pertanian serta Peternakan
Nunukan

Panen raya, Lapas Nunukan Hasilkan Lebih 2 Ton Produk Perkebunan dan Pertanian serta Peternakan

16/01/2026
Libatkan BNN dan Polres,  Pegawai serta WBP di Lapas Nunukan Lakukan Tes Urine
Nunukan

Libatkan BNN dan Polres, Pegawai serta WBP di Lapas Nunukan Lakukan Tes Urine

14/01/2026
Pasokan BBM Ke Krayan Tetap Jadi Prioritas Pertamina
Ekonomi

Pasokan BBM Ke Krayan Tetap Jadi Prioritas Pertamina

12/01/2026
Next Post
Sebagai Satu-Satunya Rumah Sakit Rujukan Dengan Layanan Spesialis, RSUD Nunukan Berkomitmen Berikan Layanan Terbaik

Sebagai Satu-Satunya Rumah Sakit Rujukan Dengan Layanan Spesialis, RSUD Nunukan Berkomitmen Berikan Layanan Terbaik

Ruang Pelayanan Poliklinik RSUD Nunukan Siap Dioperasikan

Ruang Pelayanan Poliklinik RSUD Nunukan Siap Dioperasikan

Jelang Hari Buruh 2025, PLN UID Kaltimra Tegaskan Komitmen Penerapan K3

Jelang Hari Buruh 2025, PLN UID Kaltimra Tegaskan Komitmen Penerapan K3

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.