NUNUKAN – Upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan produktif terus dilakukan Lapas Kelas IIB Nunukan. Melalui Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) Aliansi Bebas Sampah Tiga Serangkai, WBP dibekali pengetahuan dan keterampilan pengolahan sampah.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Lapas Kelas IIB Nunukan dan PT Pertamina EP Tarakan Field dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Kepala Lapas Kelas IIB Nunukan, Puang Dirham, menyampaikan bahwa program tersebut menjadi bagian dari strategi pembinaan kemandirian WBP berbasis lingkungan.
“Kami ingin WBP memiliki bekal keterampilan yang aplikatif, sehingga setelah selesai menjalani masa pidana, mereka memiliki kemampuan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Dalam kegiatan ini, WBP mendapatkan pembekalan mengenai konsep bebas sampah, pemilahan sampah dari sumbernya, hingga pelatihan pengolahan limbah plastik melalui praktik langsung.
Limbah plastik yang terkumpul kemudian diolah menjadi paving block sebagai produk bernilai guna yang mendukung ekonomi sirkular.
Puang Dirham menambahkan, kesiapan sarana pendukung seperti tong sampah terpilah dan komposter menjadi langkah awal penting dalam memastikan program berjalan berkelanjutan.
“Kolaborasi ini menegaskan komitmen kami untuk menciptakan lingkungan lapas yang bersih, sehat, sekaligus produktif,” ujarnya.
Ke depan, program ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan WBP sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi. (*)











Discussion about this post