TARAKAN – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kota Tarakan pada Selasa (24/3/2026). Peristiwa ini melanda dua wilayah sekaligus, yakni Kecamatan Tarakan Timur dan Tarakan Utara, dengan total luasan lahan terbakar mencapai sekitar 6 hektare.
Berdasarkan data PUSDALOPS BPBD, titik kebakaran berada di Jalan Providen, kawasan Pantai Amal, serta di wilayah Kelurahan Juata Permai hingga perbatasan Juata Kerikil dan Juata Laut.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, Polri, dan relawan Korlakar langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Upaya tersebut dilakukan secara intensif guna mencegah api meluas ke area permukiman warga.
Kepala BPBD Kota Tarakan, Yonsep, turun langsung ke lapangan memimpin proses penanganan bersama personel gabungan.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla hari ini, sehingga api dapat segera dikendalikan,” ujarnya.
Meski berhasil dipadamkan, insiden ini turut menimbulkan korban luka. Dua petugas, masing-masing dari relawan Korlakar dan BPBD, mengalami cedera akibat tertusuk kayu saat melakukan pemadaman. Keduanya telah dibawa ke rumah sakit oleh PMI untuk mendapatkan penanganan medis dan menjalani operasi.

Setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai serta dipastikan tidak ada lagi titik api, seluruh tim gabungan kembali ke posko masing-masing untuk bersiaga.
BPBD mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di wilayah rawan karhutla. (*)








Discussion about this post