TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A Paliwang, memaparkan capaian kinerja pembangunan daerah tahun anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kaltara, Senin (30/3/2026).
Dalam laporan tersebut, Gubernur menekankan bahwa pelaksanaan pembangunan di Kalimantan Utara menunjukkan perkembangan yang positif di berbagai sektor, baik ekonomi maupun sosial.
Menurut Zainal A Paliwang, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) merupakan bentuk akuntabilitas pemerintah daerah kepada DPRD sekaligus sarana evaluasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan selama satu tahun.
Sejumlah indikator makro menjadi sorotan dalam laporan tersebut. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tercatat meningkat menjadi 74,04, sementara tingkat kemiskinan berada di angka 5,54 persen dan tingkat pengangguran terbuka menurun menjadi 3,85 persen.
Selain itu, pertumbuhan ekonomi Kaltara mencapai 4,56 persen, dengan pendapatan per kapita masyarakat yang meningkat menjadi Rp208,21 juta. Ketimpangan pendapatan juga relatif rendah dengan Gini Ratio sebesar 0,261.
“Capaian ini menunjukkan arah pembangunan daerah berjalan cukup baik, meskipun masih ada beberapa sektor yang perlu diperkuat,” ujarnya.
Di bidang aparatur, jumlah ASN di lingkungan Pemprov Kaltara meningkat menjadi 6.109 orang. Penambahan tersebut didominasi oleh tenaga PPPK di sektor pendidikan dan kesehatan guna memperkuat pelayanan publik.
Sementara itu, realisasi keuangan daerah juga menunjukkan kinerja positif. Pendapatan daerah dan belanja daerah tercatat berada pada kisaran di atas 85 persen dari target yang ditetapkan.
Berbagai kebijakan strategis juga telah dijalankan sepanjang 2025, di antaranya program beasiswa, bantuan sosial, keringanan pajak kendaraan, serta peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat.
Selain itu, indikator lain seperti angka harapan hidup yang mencapai 73,68 tahun, indeks SPBE kategori sangat tinggi, serta peningkatan jumlah desa mandiri menjadi 77 desa turut memperkuat capaian pembangunan daerah.
Meski demikian, Zainal A Paliwang menegaskan perlunya perhatian lebih pada sektor pendidikan, pengentasan kemiskinan, dan konektivitas antarwilayah.
Ia juga menambahkan bahwa berbagai penghargaan nasional yang diraih Pemprov Kaltara sepanjang 2025 menjadi bukti kinerja yang terus membaik.
“Semua capaian ini adalah hasil kerja bersama, dan akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya. (*dksip)











Discussion about this post