Senin, April 13, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Pertamina Bahas Tambahan Kuota BBM Subsidi Nunukan, Kenaikan Harga Bensin Malaysia Picu Lonjakan Permintaan

by Grande Media
03/04/2026
in Ekonomi, Kalimantan Utara, Nunukan
0
Pertamina Bahas Tambahan Kuota BBM Subsidi Nunukan, Kenaikan Harga Bensin Malaysia Picu Lonjakan Permintaan

Muhammad Naufal Atiyah Pastikan Distribusi dan Takaran BBM di Nunukan

Share on FacebookShare on Twitter

NUNUKAN – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Malaysia yang berdampak pada wilayah perbatasan Sebatik, Kabupaten Nunukan, membuat permintaan BBM subsidi dari Indonesia meningkat, namun stok terbatas.

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melalui Sales Branch Manager Kaltimut V Fuel Pertamina, Muhammad Naufal Atiyah, mengatakan keterbatasan stok tersebut membuat Pemerintah Kabupaten Nunukan mengajukan permohoan penambahan kuota dan telah melakukan koordinasi kepada Pertamina terkait penyusunan surat rekomendasi untuk diajukan ke Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

“Kami sudah koordinasi dengan Pemkab Nunukan terkait pembuatan surat rekomendasi penambahan per lembaga penyalur untuk dikirim ke BPH Migas terkait kebutuhan riil,” ujarnya, Jumat (03/04/2026).

Menurutnya, setelah adanya perkembangan kondisi di lapangan, Pertamina bersama pemerintah daerah langsung menggelar rapat koordinasi guna menghitung kebutuhan tambahan BBM, khususnya di wilayah yang terdampak seperti Pulau Sebatik.

“Kami langsung mengadakan rapat koordinasi bersama Pemkab Nunukan untuk membahas hal tersebut dan menganalisa sekiranya berapa kebutuhan yang diperlukan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa keputusan terkait penambahan kuota BBM sepenuhnya berada di BPH Migas. Pertamina hanya memberikan data prognosa dan estimasi kebutuhan BBM secara keseluruhan di Kabupaten Nunukan.

“Yang dapat kami lakukan adalah memberikan prognosa dan estimasi demand yang dibutuhkan oleh Kabupaten Nunukan secara keseluruhan,” jelasnya.

Naufal juga menyebutkan bahwa pengajuan tersebut mendapat dukungan dari DPRD Provinsi Kalimantan Utara. Dukungan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses persetujuan tambahan kuota BBM.

Berdasarkan informasi beberapa unit Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) yang tersebar di Nunukan, Pulau Sebatik dan Kecamatan Sei Menggaris telah menyampaikan surat permohonan penambahan kuota BBM.

Meski demikian, Pertamina mengingatkan bahwa penambahan kuota harus diikuti dengan penyaluran yang tepat sasaran serta pengawasan ketat agar tidak terjadi penyalahgunaan distribusi.

“Pengajuan seperti ini harus sejalan dengan bahwa SPBU harus menyalurkan dengan tepat dan tidak ada penyelewengan dalam bentuk apapun, sehingga mandat yang diberikan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar peningkatan kebutuhan BBM tidak hanya terjadi ketika harga BBM di negara tetangga lebih tinggi. Menurutnya, pola konsumsi di wilayah perbatasan kerap berubah mengikuti selisih harga.

“Jangan sampai permintaan kebutuhan BBM hanya saat BBM sebelah tinggi. Jika nanti harga turun lalu beralih kembali, maka penyerapan tidak maksimal dan kondisi ini bisa terulang,” ujarnya.

Sebelumnya, masyarakat di Sebatik dilaporkan harus membeli BBM bensin asal Malaysia dengan harga sekitar Rp22 ribu per botol, bahkan sempat mencapai Rp25 ribu per botol. Kenaikan tersebut terjadi setelah pasokan BBM bersubsidi Indonesia seperti Pertalite yang harganya Rp10.000 per liter terbatas, dan sejumlah SPBU, APMS serta Pertashop di wilayah tersebut tidak beroperasi.

Kenaikan harga BBM Malaysia sendiri dipicu kebijakan penyesuaian harga oleh pemerintah setempat akibat gejolak energi global. Dampaknya, masyarakat perbatasan yang kesulitan mendapatkan BBM dari Indonesia terpaksa membeli bensin dari Malaysia meskipun dengan harga lebih tinggi. (*ma)

Tags: APMS SebatikBBM NunukanBBM Sebatikkaltara grandekenaikan BBM Malaysiakrisis BBM perbatasankuota BBMpertaminaSPBU Sebatik
Previous Post

Harga BBM Malaysia Melonjak, Warga Sebatik Harapkan Ketersdian BBM Subsidi Indonesia

Next Post

Tiga Peacekeepers Gugur di Lebanon, RI Percepat Proses Pemulangan Jenazah

Berita Lainnya

DPRD Kaltara Dorong Pemerataan Tunjangan Guru hingga Akses Pendidikan dalam Audiensi dengan DPD RI
DPRD Kaltara

DPRD Kaltara Dorong Pemerataan Tunjangan Guru hingga Akses Pendidikan dalam Audiensi dengan DPD RI

12/04/2026
LKBB HBI ke-76 Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan Pikat Antusias Pelajar dan Masyarakat
Kalimantan Utara

LKBB HBI ke-76 Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan Pikat Antusias Pelajar dan Masyarakat

12/04/2026
Pelajar SMP di Nunukan Alami Kejadian Tidak Menyenangkan
Daerah

Pelajar SMP di Nunukan Alami Kejadian Tidak Menyenangkan

12/04/2026
Sinergi Polri dan Akademisi, Polda Kaltara–UBT Resmikan Pusat Studi Kepolisian di Tarakan
Kalimantan Utara

Sinergi Polri dan Akademisi, Polda Kaltara–UBT Resmikan Pusat Studi Kepolisian di Tarakan

12/04/2026
PORWADA II Kaltara 2026 di Nunukan, Pemkab dan PWI Siapkan Ajang Sportif dan Promosi Daerah
Daerah

PORWADA II Kaltara 2026 di Nunukan, Pemkab dan PWI Siapkan Ajang Sportif dan Promosi Daerah

12/04/2026
Kapolda Kaltara Salurkan Bedah Rumah Presisi dan Tali Asih di Tarakan
Kalimantan Utara

Kapolda Kaltara Salurkan Bedah Rumah Presisi dan Tali Asih di Tarakan

12/04/2026
Next Post
Tiga Peacekeepers Gugur di Lebanon, RI Percepat Proses Pemulangan Jenazah

Tiga Peacekeepers Gugur di Lebanon, RI Percepat Proses Pemulangan Jenazah

Gubernur Kaltara Dorong Peradi SAI Perkuat Peran Sebagai Mitra Pemerintah

Gubernur Kaltara Dorong Peradi SAI Perkuat Peran Sebagai Mitra Pemerintah

Pasokan BBM Tiba, Warga Sebatik Padati SPBU Berburu Pertalite Satu Harga

Pasokan BBM Tiba, Warga Sebatik Padati SPBU Berburu Pertalite Satu Harga

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.