Selasa, Mei 12, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Ekonomi

BI Kaltara Waspadai Tekanan Inflasi Global 2026, TPID Perkuat Strategi 4K

by Grande Media
12/05/2026
in Ekonomi, Kalimantan Utara
0
BI Kaltara Waspadai Tekanan Inflasi Global 2026, TPID Perkuat Strategi 4K

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Hasiando Ginsar Manik.(dv)

Share on FacebookShare on Twitter

TARAKAN – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Utara memprakirakan inflasi di Kalimantan Utara sepanjang 2026 tetap berada dalam kondisi terkendali meski dibayangi berbagai risiko global dan domestik.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Hasiando Ginsar Manik, mengatakan tekanan inflasi ke depan perlu terus diantisipasi, terutama akibat ketidakstabilan geopolitik global dan meningkatnya kebutuhan pangan di daerah.

“Inflasi Kaltara diprakirakan tetap terjaga pada 2026, meskipun terdapat risiko tekanan inflasi global seperti tensi geopolitik dan perang dagang, serta risiko inflasi dari dalam negeri akibat meningkatnya kebutuhan pangan seiring berkembangnya industri dan meningkatnya realisasi MBG di Kaltara,” ujarnya, Selasa (12/05/2026).

Menurut Hasiando, perang di kawasan Eropa dan Timur Tengah serta dampak perang dagang Amerika Serikat berpotensi memicu kenaikan harga komoditas global yang dapat memengaruhi stabilitas harga di daerah.

Selain itu, ketergantungan Kalimantan Utara terhadap pasokan pangan dari luar daerah juga menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga stabilitas inflasi.

“Permintaan pangan di Kaltara terus meningkat seiring pertumbuhan industri dan aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, penguatan ketahanan pangan daerah menjadi sangat penting,” katanya.

Meski demikian, Bank Indonesia menilai terdapat sejumlah faktor yang dapat menjadi penahan laju inflasi atau downside risk sepanjang 2026.

Salah satunya adalah penguatan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dan percepatan program swasembada pangan melalui Luas Tambah Tanam (LTT), Optimalisasi Lahan (Oplah), hingga program cetak sawah baru.

Selain itu, kegiatan pengendalian inflasi seperti Gerakan Pasar Murah, sidak pasar, hingga bantuan pangan dinilai masih efektif menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok masyarakat.

Untuk menjaga stabilitas harga, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Kaltara terus memperkuat strategi pengendalian inflasi berbasis framework 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

Pada aspek keterjangkauan harga, BI bersama pemerintah daerah dan Bulog rutin menggelar Gerakan Pasar Murah secara mobile di Kota Tarakan, termasuk saat pelaksanaan car free day.

Program Mini Distribution Center (MDC) juga terus diperkuat melalui kios maupun mobil pengendalian inflasi yang menjual komoditas lebih murah dibanding harga pasar.

Sementara pada aspek ketersediaan pasokan, TPID Kaltara mendorong kerja sama antar daerah melalui transaksi Business to Business antara pengusaha di Tarakan dan offtaker di Kabupaten Enrekang untuk komoditas bawang merah.

“Kerja sama antar daerah dilakukan untuk memotong rantai distribusi sehingga harga komoditas bisa lebih stabil saat terjadi kenaikan harga,” jelas Hasiando.

Pemerintah daerah juga mempercepat program swasembada pangan melalui penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), rehabilitasi irigasi, dan revitalisasi kelembagaan petani.

Di sisi distribusi, proyek perluasan Pelabuhan Malundung dan pembangunan 100 kilometer Jalan Usaha Tani di Kabupaten Bulungan diharapkan dapat memperlancar distribusi pangan dan menekan biaya transportasi hasil pertanian.

Sedangkan pada aspek komunikasi efektif, TPID memanfaatkan Sistem Informasi Pengendalian Inflasi dan Harga Terpadu (SIAP-SIGAP KU) untuk memantau harga dan stok komoditas secara real time di pasar.

Selain itu, High Level Meeting TPID dan publikasi rutin perkembangan inflasi terus dilakukan guna menjaga ekspektasi inflasi masyarakat.

“TPID Kaltara akan terus bersinergi dalam menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan pangan daerah agar inflasi tetap terkendali sepanjang 2026,” pungkasnya.(*dv)

Tags: bank indonesia kaltarabi kaltaraekonomi kaltaraHasiando Ginsar Manikinflasi kaltarakaltara grandepangan kaltarapengendalian inflasitpid kaltara
Previous Post

QRIS Kian Luas di Pelabuhan Kaltara, Bank Indonesia Dorong Transaksi Non-Tunai di Sektor Transportasi Laut

Berita Lainnya

QRIS Kian Luas di Pelabuhan Kaltara, Bank Indonesia Dorong Transaksi Non-Tunai di Sektor Transportasi Laut
Ekonomi

QRIS Kian Luas di Pelabuhan Kaltara, Bank Indonesia Dorong Transaksi Non-Tunai di Sektor Transportasi Laut

12/05/2026
Ketua DPRD Kaltara Minta Rekomendasi LKPj Tidak Berhenti di Atas Kertas
DPRD Kaltara

Ketua DPRD Kaltara Minta Rekomendasi LKPj Tidak Berhenti di Atas Kertas

11/05/2026
DPRD Kaltara Dorong Akselerasi Pembangunan Perbatasan dalam Rekomendasi LKPj 2025
DPRD Kaltara

DPRD Kaltara Dorong Akselerasi Pembangunan Perbatasan dalam Rekomendasi LKPj 2025

11/05/2026
Audiensi dengan MA RI, Gubernur Kaltara Dukung Penuh Rencana Pembangunan PTUN di Tanjung Selor
Kalimantan Utara

Audiensi dengan MA RI, Gubernur Kaltara Dukung Penuh Rencana Pembangunan PTUN di Tanjung Selor

11/05/2026
Kapolda Kaltara Perkuat Kolaborasi Pengawasan Perairan Bersama APRI
Kalimantan Utara

Kapolda Kaltara Perkuat Kolaborasi Pengawasan Perairan Bersama APRI

11/05/2026
Sinergi TNI–Polri di Kaltara Kian Solid, Kapolda Terima Kunjungan Dan-Grup 4 Kopassus
Kalimantan Utara

Sinergi TNI–Polri di Kaltara Kian Solid, Kapolda Terima Kunjungan Dan-Grup 4 Kopassus

11/05/2026

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.