NUNUKAN – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Nunukan menyalurkan bantuan hewan kurban kepada masyarakat di berbagai wilayah Nunukan dan Sebatik.
Sebanyak 17 ekor sapi kurban bantuan Pemkab Nunukan telah selesai didistribusikan ke sejumlah masjid dan titik penerima pada Senin (25/05/2026).
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkab Nunukan, Hairil, memastikan seluruh proses penyaluran telah rampung dilakukan.
“Semua sapi kurban sudah disalurkan hari ini. Penyaluran terakhir juga sudah selesai,” kata Hairil.
Ia menjelaskan, bantuan sapi kurban disebarkan ke sejumlah lokasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
Beberapa titik penerima di antaranya Masjid Islamic Center, Masjid Al-Aziz, Masjid Tulkhair, wilayah Sungai Bolong, hingga sejumlah masjid di Sebatik.
“Penyalurannya menyebar di beberapa titik, termasuk wilayah Sebatik,” ujarnya.
Hairil menyebut seluruh sapi yang disalurkan merupakan sapi lokal asal Nunukan dengan bobot hidup rata-rata antara 300 hingga 450 kilogram.
“Bobotnya berkisar 300 sampai 450 kilogram dan semuanya merupakan sapi lokal Nunukan,” jelasnya.
Selain bantuan dari Pemkab Nunukan, tahun ini Kabupaten Nunukan juga menerima bantuan sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia.
Namun karena syarat bobot minimal sapi bantuan Presiden mencapai sekitar 800 kilogram dan sulit dipenuhi satu ekor sapi lokal, bantuan tersebut diganti menggunakan dua ekor sapi lokal.
“Untuk bantuan sapi Presiden ditempatkan di Sei Lancang, Nunukan Selatan. Karena bobot 800 kilogram sulit dipenuhi satu ekor sapi lokal, jadi menggunakan dua ekor sapi,” terang Hairil.
Ia berharap bantuan hewan kurban tersebut dapat membawa manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat, terutama warga yang membutuhkan menjelang Iduladha.
“Semoga apa yang diberikan pemerintah daerah ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, khususnya yang benar-benar membutuhkan,” pungkasnya.(*)








Discussion about this post