NUNUKAN – Plafon di bagian koridor masuk Puskesmas Sungai Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, ambruk akibat hujan deras yang mengguyur Pulau Sebatik sejak Senin malam (25/05/2026) hingga Selasa dini hari (26/05/2026).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan, Hj. Miskia, M.Kes., S.Si., Apt, mengatakan kerusakan hanya terjadi di area koridor depan dan tidak sampai mengganggu aktivitas pelayanan kesehatan masyarakat.
“Yang rusak hanya plafon di koridor depan jalan masuk puskesmas,” kata Miskia saat dikonfirmasi media, Selasa (26/05/2026).
Ia menjelaskan, proyek rehabilitasi Puskesmas Sungai Nyamuk masih berada dalam masa pemeliharaan sehingga pihak kontraktor masih memiliki tanggung jawab melakukan perbaikan.
“Pemeliharaan masih tanggung jawab pihak ketiga. Mereka siap memperbaiki supaya tidak bocor lagi dan tidak jatuh lagi,” ujarnya.
Menurut Miskia, pihak kontraktor telah menyatakan kesiapannya untuk segera melakukan perbaikan dalam waktu dekat.
“Dalam minggu ini mereka siap memperbaiki kembali,” tambahnya.
Meski bagian plafon ambruk tepat depan ruang UGD, pelayanan di Puskesmas Sungai Nyamuk dipastikan tetap berjalan normal karena kerusakan hanya terjadi di bagian ujung koridor masuk.
Diketahui, proyek rehabilitasi Puskesmas Sungai Nyamuk merupakan program Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB).
Berdasarkan data proyek, rehabilitasi tersebut menggunakan anggaran APBD Kabupaten Nunukan Tahun 2025 sebesar Rp494 juta dan dikerjakan oleh CV Bahtera Bakti.(*)











Discussion about this post