TARAKAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca bagi sejumlah wilayah di Kalimantan Utara (Kaltara), Minggu (19/7/2026). Berdasarkan layanan Nowcasting Aktif, hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat atau petir dan angin kencang diprakirakan melanda lima daerah pada pagi hingga menjelang siang.
Informasi yang dipublikasikan melalui laman https://nowcasting.bmkg.go.id/nowcast/ menunjukkan potensi cuaca ekstrem berlangsung pada pukul 09.15–11.00 WITA.
Adapun wilayah yang diperkirakan terdampak meliputi Kota Tarakan, Kabupaten Bulungan, Kabupaten Nunukan, Kabupaten Malinau, dan Kabupaten Tana Tidung.
Dari update BMKG perkiraan cuaca Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pkl 11:30 WITA
BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak yang dapat ditimbulkan, seperti banjir di wilayah rendah, pohon tumbang, longsor di daerah perbukitan, hingga gangguan terhadap aktivitas transportasi darat maupun laut.
Pengendara kendaraan bermotor diimbau lebih berhati-hati karena hujan deras dapat mengurangi jarak pandang dan membuat kondisi jalan menjadi licin. Sementara itu, masyarakat yang berada di ruang terbuka diminta segera mencari tempat yang aman apabila terjadi hujan disertai petir.
Bagi nelayan dan pengguna transportasi laut, perubahan cuaca yang terjadi dalam waktu singkat juga perlu menjadi perhatian. BMKG mengimbau agar masyarakat selalu memperbarui informasi cuaca sebelum melakukan aktivitas di laut.
BMKG menjelaskan bahwa informasi Nowcasting merupakan prakiraan cuaca jangka sangat pendek yang diperbarui secara berkala berdasarkan hasil pengamatan radar cuaca dan satelit. Karena itu, masyarakat diharapkan terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui laman resmi BMKG agar dapat menyesuaikan aktivitas sesuai kondisi terkini.
Dengan adanya peringatan dini tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengambil langkah antisipasi sejak dini guna mengurangi risiko yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem.
Editor: Redaksi
Sumber: BMKG – Layanan Nowcasting Aktif, Minggu (19/7/2026).








Discussion about this post