NUNUKAN – Kepedulian terhadap korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan Utara (LPADKT) Kabupaten Nunukan dengan turun langsung ke jalan menggalang dana dari Masyarakat, Sabtu (05/09/2026).
Tak hanya mengajak pengguna jalan berdonasi, puluhan personel LPADKT juga membagikan masker secara gratis kepada masyarakat yang melintas.
Sedikitnya 150 masker dibagikan dalam aksi yang mengusung semangat solidaritas dan kemanusiaan tersebut.
Sebanyak 25 personel LPADKT Nunukan terlibat dalam kegiatan yang diinisiasi Forum Masyarakat Adat Lintas Etnis (Formalin) dengan tema “Etnis Bersatu, Solidaritas untuk Kemanusiaan, Keutuhan untuk Bangsa.”
Dalam pelaksanaannya, LPADKT bergerak bersama organisasi Serdadu serta dua anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Mansur dan Ustania.
Mereka menyebar di sekitar kawasan alun-alun untuk mengajak masyarakat memberikan bantuan bagi warga yang terdampak bencana di NTT.

Ketua LPADKT Kabupaten Nunukan yang juga Ketua Komisi III DPRD Nunukan, Riyan Antoni, mengatakan keikutsertaan organisasinya merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama tanpa memandang latar belakang daerah maupun etnis.
“Ini masalah kemanusiaan. Kita sebagai keluarga besar Kabupaten Nunukan punya tanggung jawab moral untuk ikut membantu. Jangan lihat nominalnya, lihat keikhlasannya memberi,” ujar Riyan.
Dalam aksi tersebut, LPADKT bersama Organisasi Serdadu dan anggota DPRD turut memberikan bantuan sebesar Rp6 juta untuk mendukung penanganan korban bencana di NTT.
Menurut Riyan, nilai sebuah bantuan tidak semata-mata ditentukan oleh besar kecilnya nominal. Yang lebih penting, kata dia, adalah kepedulian dan keikhlasan masyarakat untuk membantu mereka yang sedang menghadapi musibah.
“Memang mungkin sedikit, tetapi harapan saya jangan melihat nominalnya. Lihat keikhlasannya memberi. Ini bentuk dukungan kita karena ini masalah kemanusiaan,” katanya.
Di tengah aksi penggalangan dana, personel LPADKT juga membagikan masker kepada pengguna jalan. Sebanyak 150 masker disiapkan dan dibagikan secara cuma-cuma kepada masyarakat yang melintas.
Bagi LPADKT, aksi tersebut menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa kepedulian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk.
Tidak hanya memberikan bantuan bagi korban bencana, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.

Puluhan personel LPADKT terlihat menyebar di kawasan alun-alun sambil membawa kotak donasi dan menyapa pengguna jalan.
Riyan mengatakan keterlibatan LPADKT dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari semangat membangun kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Nunukan.
“Sebagai keluarga besar Kabupaten Nunukan, mau itu etnis apa pun, ketika ada bagian dari kita yang terkena musibah, secara tidak langsung kita punya tanggung jawab moral untuk membantu,” tuturnya.
Riyan menilai kegiatan kemanusiaan seperti penggalangan dana bagi korban bencana perlu terus didukung, menurutnya, musibah tidak mengenal batas wilayah maupun latar belakang masyarakat.
Ia bahkan mengaitkan kepedulian tersebut dengan berbagai bencana yang pernah terjadi di wilayah Kalimantan Utara, termasuk di Krayan dan sejumlah wilayah di Kabupaten Nunukan.
“Di Krayan sudah beberapa kali terjadi bencana, kemudian di kabupaten kita juga ada banjir. Skalanya mungkin kecil, tetapi bukan berarti tidak layak dibantu,” ujarnya.
Karena itu, ia berharap kegiatan solidaritas serupa dapat terus dilakukan dengan komunikasi dan koordinasi yang semakin baik antarpihak.
“Kegiatan seperti ini positif sekali. Ke depan, komunikasi dan koordinasi perlu diperkuat. Yang penting kita bersama-sama menunjukkan kepedulian,” kata Riyan.
Bagi LPADKT, turun langsung ke jalan bukan sekadar mengumpulkan donasi. Aksi tersebut menjadi pesan bahwa dari wilayah perbatasan Nunukan pun, kepedulian terhadap sesama dapat dikirimkan hingga jauh ke NTT.
Satu bantuan mungkin terlihat kecil, tetapi ketika diberikan dengan keikhlasan dan dilakukan bersama-sama, kepedulian itu dapat menjadi kekuatan bagi mereka yang sedang menghadapi musibah. (*)








Discussion about this post