Sabtu, April 11, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Nunukan

Firman Latif Menyebut Sebatik Seharusnya Sebagai Garda Terdepan Indonesia, Bukan yang Terbelakang

by Grande Media
04/10/2025
in Nunukan, Politik
0
Firman Latif Menyebut Sebatik Seharusnya Sebagai Garda Terdepan Indonesia, Bukan yang Terbelakang
Share on FacebookShare on Twitter

NUNUKAN – Anggota DPRD Kabupaten Nunukan dari Partai Nasdem, H. Firman Latif, mengungkapkan kekecewaannya atas sikap pemerintah pusat yang dinilainya kurang serius menangani persoalan di wilayah perbatasan, khususnya terkait pengoperasian Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Pulau Sebatik.

Dalam pertemuan dengan Komisi II DPR RI dan Wakil Menteri Dalam Negeri, Firman dengan tegas mengatakan bahwa Sebatik adalah ujung paling utara Indonesia yang seharusnya berada di posisi strategis, bukan malah diabaikan.

“Sebatik ini ujung paling utara Indonesia, harusnya menjadi perhatian utama dan bukannya yang terbelakang tapi kenyataannya, kami ini seperti dikesampingkan,” ucapnya penuh kekecewaan.

Ia menjelaskan bahwa sudah banyak upaya dilakukan untuk mendorong pengoperasian PLBN, termasuk melakukan kunjungan langsung ke Jakarta dan menyampaikan aspirasi melalui berbagai jalur, namun hingga saat ini, belum ada tindakan nyata dari pemerintah pusat.

“Kami ini sudah berapa kali ke Jakarta, ke DPR RI, ke kementerian tapi hasilnya nol belum ada satu pun yang betul-betul turun tangan menyelesaikan persoalan di Sebatik,” ujarnya.

Firman juga mengkritik keras kunjungan Komisi II dan Wamendagri yang menurutnya hanya bersifat seremonial, Ia menilai kesempatan masyarakat untuk bicara sangat dibatasi, bahkan ada yang baru mengucap salam sudah langsung diminta menyampaikan secara singkat dan padat.

“Mereka datang, tapi malah kami yang dibatasi mau bicara dua menit pun sudah disuruh cepat, padahal masalah Sebatik ini tidak bisa diselesaikan dalam kalimat singkat,” katanya.

Ia mendesak agar pemerintah pusat dan provinsi segera turun tangan, duduk bersama masyarakat dan mempercepat pengoperasian PLBN yang sudah lama dinantikan, menurutnya, bangunan megah PLBN tidak ada artinya jika tidak bisa difungsikan.

“Kalau tidak ada langkah nyata, kami khawatir masyarakat tidak bisa lagi menahan diri, kami tokoh-tokoh ini sudah sering menenangkan mereka, tapi kesabaran itu ada batasnya,” tambahnya.

Firman menyebut bahwa sudah saatnya pemerintah memberikan tenggat waktu yang jelas, Ia secara tersirat menyarankan agar pengoperasian PLBN Sebatik harus sudah memiliki kepastian paling lambat awal tahun depan.

“Jangan tunggu masyarakat bertindak. Kami sudah berusaha menahan mereka, tapi kalau tidak ada kejelasan sampai Januari, jangan salahkan jika mereka turun ke lapangan,” ujarnya serius.

Ia berharap pemerintah pusat tidak lagi menunda-nunda dan benar-benar hadir untuk mendengarkan dan bertindak, menurutnya, Sebatik bukan hanya wilayah perbatasan, tapi wajah terdepan Indonesia yang harus dijaga dan dihormati.(*dv)

Tags: dprd nunukanFirman Latifkaltara grandePLBN Sebatik
Previous Post

Politisi Demokrat Desak Pengoperasian PLBN Sebatik

Next Post

Belum ada Kepastian Difungsikan, PLBN Sebatik Disegel

Berita Lainnya

Peringati Hari Bhakti Pemasyarakatan, Lapas Nunukan Perkuat Aksi Sosial Lewat Donor Darah
Kalimantan Utara

Peringati Hari Bhakti Pemasyarakatan, Lapas Nunukan Perkuat Aksi Sosial Lewat Donor Darah

10/04/2026
Bawa Sabu dari Malaysia, Nelayan di Sebatik Diciduk Polisi
Kalimantan Utara

Bawa Sabu dari Malaysia, Nelayan di Sebatik Diciduk Polisi

10/04/2026
Penyidikan Tambang Nunukan Berlanjut, Kejati Kaltara Periksa Para Mantan Bupati
Hukum & Kriminal

Penyidikan Tambang Nunukan Berlanjut, Kejati Kaltara Periksa Para Mantan Bupati

10/04/2026
Pelantikan 208 Pejabat, Birokrasi Nunukan Didorong Lebih Adaptif dan Berjiwa Melayani
Kalimantan Utara

Pelantikan 208 Pejabat, Birokrasi Nunukan Didorong Lebih Adaptif dan Berjiwa Melayani

07/04/2026
Kalapas Nunukan: Kenaikan Pangkat Harus Diiringi Peningkatan Kinerja
Kalimantan Utara

Kalapas Nunukan: Kenaikan Pangkat Harus Diiringi Peningkatan Kinerja

06/04/2026
Video Viral Dugaan Transaksi Sabu di Nunukan Ditelusuri Aparat, Polisi Lakukan Penggeledahan
Hukum & Kriminal

Video Viral Dugaan Transaksi Sabu di Nunukan Ditelusuri Aparat, Polisi Lakukan Penggeledahan

06/04/2026
Next Post
Belum ada Kepastian Difungsikan, PLBN Sebatik Disegel

Belum ada Kepastian Difungsikan, PLBN Sebatik Disegel

Pemuda Sebatik Ingin PLBN Bukan Sekedar Simbol Kemegahan

Pemuda Sebatik Ingin PLBN Bukan Sekedar Simbol Kemegahan

Polda Kaltara Beri Ucapan Selamat HUT TNI ke-80 di Mako Brigif-24/Bulungan Cakti

Polda Kaltara Beri Ucapan Selamat HUT TNI ke-80 di Mako Brigif-24/Bulungan Cakti

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.