TARAKAN – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si., menegaskan pentingnya percepatan ekspor langsung komoditas unggulan daerah sebagai langkah strategis mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Hal itu disampaikan saat membuka Focus Group Discussion (FGD) bertema “Membangun Kaltara Bersama dengan Peningkatan Ekspor Langsung Komoditas Unggulan melalui Laut dan Udara” di Sri Tower Tarakan, Rabu (13/5).
Dalam sambutannya, Ingkong menyebut Kaltara memiliki posisi strategis sebagai wilayah perbatasan sekaligus pintu gerbang perdagangan di kawasan utara Indonesia.
Menurutnya, potensi besar yang dimiliki daerah harus mampu dimanfaatkan melalui penguatan hilirisasi dan perluasan akses pasar internasional.
“Kita ingin Kaltara tidak hanya dikenal sebagai daerah penghasil bahan mentah, tetapi menjadi daerah yang mampu menghasilkan produk bernilai tambah dan siap ekspor,” kata Ingkong.
Ia menilai, penguatan sektor ekspor tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat.
Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, sektor transportasi, dan instansi pendukung untuk membangun sistem logistik ekspor yang lebih efektif.
“Kolaborasi menjadi kunci agar proses distribusi dan ekspor komoditas unggulan Kaltara bisa berjalan lebih cepat dan kompetitif,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, salah satu capaian yang mendapat perhatian adalah keberhasilan ekspor langsung komoditas perikanan unggulan dari Tarakan menuju Hong Kong melalui jalur udara.
Komoditas yang dikirim berupa fresh pomfret fish atau ikan bawal segar dan daggertooth pike conger atau ikan malong yang dinilai memiliki potensi pasar internasional cukup besar.
Atas keberhasilan tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara memberikan apresiasi kepada Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Kaltara yang berperan menjaga kualitas dan keamanan komoditas ekspor daerah.
Ingkong berharap pelayanan ekspor dan sistem karantina terus diperkuat melalui layanan yang cepat, efisien, dan transparan guna mendukung percepatan ekspor langsung dari Kaltara.
“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk menjadikan Kaltara sebagai pusat ekspor baru di wilayah utara Indonesia,” tegasnya.(dkisp)











Discussion about this post