TARAKAN – Stabilitas harga pangan menjelang HBKN menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Dalam High Level Meeting (HLM) TPID Kota Tarakan, Senin (9/2), Karantina Kalimantan Utara menegaskan perannya sebagai garda terdepan pengawasan lalu lintas komoditas.
Kepala Karantina Kaltara, Ichi Langlang Buana Machmud, menyebutkan bahwa pengawasan ketat di pelabuhan dan bandara menjadi kunci mencegah masuknya komoditas bermasalah sekaligus memastikan kelancaran distribusi.
“Kami memastikan setiap komoditas yang masuk maupun keluar memenuhi persyaratan karantina dan bebas dari hama penyakit. Di sisi lain, layanan kami percepat agar distribusi tidak terhambat,” jelasnya.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menghindari gangguan pasokan yang dapat memicu kenaikan harga di pasar. Apalagi, momentum hari besar keagamaan biasanya diikuti peningkatan permintaan masyarakat.
Melalui koordinasi TPID, seluruh instansi sepakat memperkuat pengawasan, memperlancar distribusi, dan meningkatkan produksi lokal guna menjaga daya beli masyarakat. (*)










Discussion about this post