TARAKAN – Suasana duka menyelimuti keluarga almarhum Ipda Arief Riyady Safe’i, personel Polres Tarakan. Di tengah suasana tersebut, Kapolda Kalimantan Utara Brigjen Pol. Andi Syahriful Taufik, S.I.K., M.Si., hadir menyampaikan belasungkawa di rumah duka yang berada di Masjid At-Taqwa Aspol Kampung Bugis, Kota Tarakan, Minggu (18/10/2026).
Kehadiran Kapolda Kaltara menjadi bentuk perhatian dan kepedulian terhadap keluarga besar Polri yang kehilangan salah satu anggotanya. Dalam kunjungan itu, Kapolda menyampaikan ucapan duka cita sekaligus memberikan santunan kepada keluarga almarhum.
Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi ungkapan belasungkawa, tetapi juga mencerminkan ikatan kekeluargaan di lingkungan kepolisian. Di tengah kehilangan yang dirasakan keluarga, kehadiran pimpinan diharapkan dapat memberikan dukungan moral bagi mereka yang ditinggalkan.
Kapolda mendoakan agar almarhum Ipda Arief Riyady Safe’i mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan kekhilafannya, serta diterima seluruh amal ibadahnya.
Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi masa sulit tersebut.
“Atas nama pribadi dan keluarga besar Polda Kalimantan Utara, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum Ipda Arief Riyady Safe’i. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala dosa dan khilafnya, serta menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga senantiasa diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Kapolda.
Menurutnya, kepergian seorang personel merupakan kehilangan bagi keluarga besar Polri. Oleh karena itu, rasa persaudaraan dan kepedulian antaranggotanya harus tetap terjaga, terutama ketika ada personel maupun keluarga yang mengalami musibah.
Almarhum dijadwalkan dimakamkan pada Minggu siang di tempat pemakaman umum setempat.
Melalui kunjungan tersebut, Polda Kaltara menunjukkan kepedulian terhadap keluarga personel yang berduka. Semangat kebersamaan diharapkan terus menjadi bagian dari kehidupan institusi, sehingga hubungan kekeluargaan tidak hanya terjalin saat bertugas, tetapi juga hadir dalam masa kehilangan dan kesedihan.








Discussion about this post