NUNUKAN – Pelajar SMA dan SMK di Kabupaten Nunukan dilibatkan dalam kegiatan Pekan Pancasila yang digelar Staf Teritorial Mabes TNI di wilayah Kodim 0911/Nunukan, Selasa (3/11/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan sekaligus mendorong generasi muda mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 14.00 WITA tersebut turut melibatkan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan LPADKT, serta instansi terkait sebagai bentuk kolaborasi dalam memperkuat kesadaran kebangsaan lintas generasi.
Ketua Tim Staf Teritorial Mabes TNI, Letkol Laut (P) Mahpudin Arsyad Sacha, A.Pi., mengatakan Pekan Pancasila menjadi momentum untuk mengingatkan kembali pentingnya nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Kegiatan Pekan Pancasila ini merupakan salah satu upaya untuk mengingatkan kembali kepada seluruh elemen masyarakat bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Kami ingin nilai-nilai Pancasila benar-benar dipahami, dihayati, dan diamalkan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Letkol Laut (P) Mahpudin.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan wawasan kebangsaan bagi masyarakat Kabupaten Nunukan yang berada di wilayah perbatasan negara.
“Kabupaten Nunukan memiliki posisi strategis sebagai wilayah perbatasan negara. Oleh karena itu, penguatan wawasan kebangsaan menjadi sangat penting. Menjaga perbatasan bukan hanya tentang menjaga wilayah secara fisik, tetapi juga menjaga semangat nasionalisme, persatuan, dan kecintaan masyarakat terhadap NKRI,” ungkapnya.
Kegiatan diawali dengan sambutan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan doa bersama. Selanjutnya, dilaksanakan sambutan Dandim 0911/Nunukan, Letkol Inf Tony Prasetyo, S.Hub.Int., M.H.I., sambutan Ketua Tim Staf Teritorial Mabes TNI, serta sambutan Bupati Nunukan yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Nunukan Hasan Basri, sekaligus membuka secara resmi kegiatan Pekan Pancasila.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan plakat, penyerahan simbolis tanda dibukanya kegiatan, dan ditutup dengan foto bersama seluruh peserta.
Melalui kegiatan ini, para pelajar diharapkan tidak hanya memahami Pancasila sebagai materi pembelajaran di sekolah, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai-nilai seperti toleransi, saling menghormati, disiplin, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama merupakan wujud nyata pengamalan Pancasila yang dapat dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat.
Dari wilayah perbatasan Nunukan, penguatan nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun karakter generasi penerus bangsa yang memiliki wawasan kebangsaan, semangat persatuan, dan kecintaan terhadap Tanah Air. (*)








Discussion about this post