NUNUKAN – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat di sektor pertanian, Polsek Nunukan melalui Polsubsektor Sei Menggaris melaksanakan kegiatan pengecekan dan pembersihan lahan pertanian. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan penanaman jagung pipil pada kuartal I tahun 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (7/2/2025) mulai pukul 09.35 Wita hingga selesai, bertempat di Desa Sri Nanti, Kecamatan Sei Menggaris, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.
Pengecekan dan pembersihan lahan dilakukan langsung oleh personel Polsubsektor Sei Menggaris, Bripda Firman.
Adapun lahan yang dipersiapkan merupakan lahan milik Polsubsektor Sei Menggaris yang dikelola bersama Kelompok Tani/BUMDes Sinar Jaya dengan luas sekitar ±0,096 hektar. Lahan tersebut berlokasi di Jl. J. Sudirman RT 01 Desa Sri Nanti dan direncanakan menjadi salah satu lahan produktif untuk mendukung penanaman jagung pipil pada periode tanam kuartal pertama tahun 2026.
Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pengecekan kondisi lahan secara menyeluruh guna memastikan kesiapan area tanam.
Selain itu, dilakukan pembersihan lahan dari rumput liar dan semak belukar yang berpotensi menghambat proses penanaman. Penggemburan tanah juga mulai dilakukan sebagai tahap awal agar struktur tanah menjadi lebih subur dan siap ditanami bibit jagung pipil.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan, khususnya melalui optimalisasi pemanfaatan lahan yang tersedia.
Diharapkan, lahan tersebut dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan produksi pangan lokal serta memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.
Kapolsek Nunukan IPTU D. Barasa, S.H., M.H. selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Polri dalam mendukung program strategis pemerintah.
“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menyiapkan lahan pertanian, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat kemitraan antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat. Kami berharap langkah ini dapat mendorong pemanfaatan lahan secara produktif serta menjadi contoh positif dalam mendukung ketahanan pangan,” ujar Kapolsek. (Rls-Hms)








Discussion about this post