Sabtu, Oktober 24, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Daerah

Pramuka Nunukan Pamerkan Karya Kreatif Berbasis Budaya, Rahmawati Dorong Jadi Produk Unggulan Daerah

by Grande Media
24/10/2026
in Daerah, Ekonomi, Event, Kalimantan Utara, Nunukan
0
Pramuka Nunukan Pamerkan Karya Kreatif Berbasis Budaya, Rahmawati Dorong Jadi Produk Unggulan Daerah
Share on FacebookShare on Twitter

NUNUKAN – Kreativitas pelajar dalam mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi mendapat perhatian Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Utara, Hj. Rahmawati, S.H., bersama Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Nunukan, H. Irwan Sabri, S.E.

Keduanya meninjau stan hasil karya tujuh pangkalan SMA dan SMK sekaligus menghadiri upacara penutupan Kemah Bakti Kreatif dan Inovatif Satuan Karya (Saka) Widya Budaya Bakti Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Utara Tahun 2026 di Bumi Perkemahan SMA Negeri 1 Nunukan Selatan, Jumat (23/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Rahmawati dan Irwan tidak sekadar melihat hasil karya peserta, tetapi juga mencicipi aneka kuliner dan mencoba langsung alat peraga pembelajaran budaya yang dipamerkan.

Mulai dari amplang, empek-empek, peyek berbahan kangkung, alat musik dari bambu, aplikasi, permainan tradisional, hingga miniatur rumah adat Tidung menjadi bagian dari karya yang menarik perhatian keduanya.

Salah satu stan yang mendapat perhatian adalah milik SMK Negeri 1 Nunukan yang menampilkan empek-empek hasil olahan siswa.

Produk tersebut dibuat secara berkelompok di laboratorium sekolah dengan memanfaatkan bahan baku ikan melalui kerja sama dengan Dinas Perikanan.

Saat berdialog dengan siswa yang menjaga stan, Rahmawati menanyakan proses pembuatan produk hingga cara mereka membagi waktu antara kegiatan produksi dan pembelajaran di sekolah.

Perwakilan siswa menjelaskan bahwa pembuatan empek-empek dilakukan di laboratorium sekolah. Para anggota kelompok mengerjakannya secara bergantian sehingga kegiatan produksi tidak mengganggu jam pelajaran.

Produk tersebut bahkan telah dipasarkan di sejumlah minimarket di Nunukan, termasuk di kawasan Paras Perbatasan.

Rahmawati mengapresiasi kreativitas para siswa yang mampu mengembangkan keterampilan di lingkungan sekolah hingga menghasilkan produk yang memiliki peluang pasar.

“Luar biasa karya-karya mereka. Mereka juga pandai sekali meracik dan menggunakan bahan yang mudah didapatkan dari lingkungan sekitar,” ungkap Rahmawati saat diwawancarai.

Selain mencicipi empek-empek dan amplang, Rahmawati juga mencoba peyek yang memadukan sayuran kangkung, ia menilai beragam olahan tersebut menunjukkan kemampuan siswa memanfaatkan bahan di sekitar mereka menjadi produk kreatif.

Hj. Rahmawati dan H. Irwan Sabri saat melihat hasil karya SMA dan SMK

Tak hanya kuliner, karya berupa alat musik berbahan bambu, aplikasi, permainan tradisional, alat peraga pembelajaran budaya, hingga miniatur rumah adat Tidung juga menjadi perhatian.

Rahmawati dan Irwan turut mencoba sejumlah alat peraga yang dirancang peserta.

Menurut Rahmawati, karya-karya tersebut perlu terus dikembangkan agar tidak hanya berhenti sebagai hasil perlombaan, tetapi juga berpeluang menjadi produk unggulan yang memperkenalkan potensi lokal Nunukan dan Kalimantan Utara.

Ia berharap para pelajar dapat menjaga konsistensi kualitas, terutama dari segi rasa untuk produk makanan, sekaligus memperhatikan kemasan agar lebih menarik dan memiliki daya saing.

Rahmawati juga menyampaikan bahwa dirinya telah membicarakan peluang pengembangan karya siswa bersama Bupati Nunukan.

Produk makanan maupun hasil kreativitas lainnya yang telah melalui proses seleksi, pengujian, dan penilaian kelayakan diharapkan dapat dipertemukan dengan pelaku UMKM serta kelompok PKK untuk membuka peluang pemasaran lebih luas.

Dengan dukungan tersebut, produk karya pelajar diharapkan dapat menjadi buah tangan bagi tamu yang berkunjung ke Nunukan dan Kalimantan Utara.

Peninjauan hasil karya pelajar tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan penutupan Kemah Bakti Kreatif dan Inovatif Saka Widya Budaya Bakti Tahun 2026 yang berlangsung selama tiga hari, 21–23 Oktober 2026.

Foto bersama Penutupan Kemah Bakti Saka Widya Budaya Bakti

Upacara penutupan dilaksanakan pada Jumat sore dan dipimpin Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Utara, Hj. Rahmawati, S.H., sebagai pembina upacara. Kegiatan turut dihadiri Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, S.E., M.M., serta pengurus Gerakan Pramuka dan unsur terkait.

Sekitar 250 orang terlibat dalam kegiatan tersebut, termasuk peserta, panitia, sangga kerja, dan pembina pendamping dari tujuh pangkalan gugus depan tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Nunukan.

Dalam amanatnya, Rahmawati menegaskan bahwa Bulan Bakti Pramuka bukan sekadar kegiatan perkemahan, melainkan wadah pembinaan generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, meningkatkan keterampilan, menumbuhkan kepedulian sosial, melestarikan budaya, serta membentuk karakter mandiri, disiplin, bertanggung jawab, dan bergotong royong.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dikembangkan pada tahun-tahun mendatang dengan melibatkan lebih banyak gugus depan dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Utara, khususnya pangkalan SMA dan SMK.

Rahmawati juga mengucapkan selamat kepada peserta yang meraih penghargaan dalam perlombaan dan mengingatkan peserta lainnya agar terus belajar, berlatih, serta mengembangkan kemampuan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti tiga kategori perlombaan, yaitu inovasi kerajinan berbasis budaya dan bahan lokal, inovasi kreatif pengolahan makanan ringan, serta inovasi alat peraga dan pembelajaran budaya. Setiap kategori mempertandingkan kelompok putra dan putri.

Pemengan Lomba Inovasi Kerajinan Berbasis Budaya dan Bahan Lokal kategori putra

Pada Lomba Inovasi Kerajinan Berbasis Budaya dan Bahan Lokal kategori putra, juara pertama diraih SMA Negeri 2 Nunukan Selatan dengan skor 271. Juara kedua diraih SMK Negeri 1 Nunukan dengan skor 267,6, sedangkan juara ketiga diraih SMA Negeri 1 Nunukan Selatan dengan skor 255.

Pemenang Lomba Inovasi Kerajinan Berbasis Budaya dan Bahan Lokal kategori putri

Untuk kategori putri, juara pertama diraih SMA Negeri 1 Nunukan dengan skor 267,4. Posisi juara kedua ditempati SMK Negeri 1 Nunukan dengan skor 230,2, sementara juara ketiga diraih SMK Kesehatan Putra Borneo dengan skor 218.

Pada Lomba Inovasi Kreatif Pengolahan Makanan Ringan kategori putra, SMA Negeri 3 Nunukan meraih juara pertama dengan skor 193. Juara kedua diraih SMA Negeri 2 Nunukan Selatan dengan skor 167, disusul SMA Negeri 1 Nunukan di posisi ketiga dengan skor 166.

Lomba Inovasi Kreatif Pengolahan Makanan Ringan kategori putra

Sementara itu, pada kategori putri, SMA Negeri 1 Nunukan menjadi juara pertama dengan skor 195. Juara kedua diraih SMK Negeri 1 Nunukan dengan skor 173, sedangkan juara ketiga ditempati SMK Kesehatan Putra Borneo dengan skor 172.

Adapun pada Lomba Inovasi Alat Peraga dan Pembelajaran Budaya kategori putra, juara pertama diraih SMA Negeri 2 Nunukan Selatan, juara kedua SMA Negeri 3 Nunukan, dan juara ketiga SMK Negeri 1 Nunukan.

Untuk kategori putri, juara pertama diraih SMA Negeri 1 Nunukan, juara kedua SMA Negeri 1 Nunukan Selatan, dan juara ketiga SMK Negeri 1 Nunukan.

Berbagai karya yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan keterampilan, mengenal budaya daerah, sekaligus belajar menghasilkan produk yang berpotensi memiliki nilai ekonomi.

Melalui pembinaan kepramukaan yang berkelanjutan, kreativitas generasi muda diharapkan dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi lokal Kabupaten Nunukan kepada khalayak yang lebih luas. (*)

Tags: BudayaLokalBulanBaktiPramuka2026GenerasiMudaGerakanPramukaInovasiPelajarkabupatennunukanKalimantanUtaraKreativitasPelajarnunukanPelestarianBudayaPramukaKaltaraPramukaNunukanProdukLokalSakaWidyaBudayaBaktiUMKMNunukan
Previous Post

HUT ke-14 Kaltara, Syamsuddin Arfah: Saatnya Perkuat Pengabdian untuk Kesejahteraan Rakyat

Berita Lainnya

HUT ke-14 Kaltara, Syamsuddin Arfah: Saatnya Perkuat Pengabdian untuk Kesejahteraan Rakyat
DPRD Kaltara

HUT ke-14 Kaltara, Syamsuddin Arfah: Saatnya Perkuat Pengabdian untuk Kesejahteraan Rakyat

24/10/2026
Pemasangan Jaringan Baru, Sejumlah Wilayah Nunukan dan Sebatik Terdampak Pemadaman Listrik
Daerah

Pemasangan Jaringan Baru, Sejumlah Wilayah Nunukan dan Sebatik Terdampak Pemadaman Listrik

23/10/2026
Wakapolda Kaltara Salat Jumat Bersama Jamaah At-Taqwa, Perkuat Silaturahmi dengan Warga
Kalimantan Utara

Wakapolda Kaltara Salat Jumat Bersama Jamaah At-Taqwa, Perkuat Silaturahmi dengan Warga

23/10/2026
Wakapolda Kaltara Hadiri Penyambutan Wakil Panglima TNI, Sinergi Pengamanan Perbatasan Diperkuat
Kalimantan Utara

Wakapolda Kaltara Hadiri Penyambutan Wakil Panglima TNI, Sinergi Pengamanan Perbatasan Diperkuat

23/10/2026
Dekat dengan Masyarakat, Polres Nunukan Dorong Peluang Kerja PMI yang Aman dan Resmi
Daerah

Dekat dengan Masyarakat, Polres Nunukan Dorong Peluang Kerja PMI yang Aman dan Resmi

23/10/2026
Enam Botol Liquid Diduga Mengandung Etomidate Diamankan Polisi di Sebatik Utara
Daerah

Enam Botol Liquid Diduga Mengandung Etomidate Diamankan Polisi di Sebatik Utara

23/10/2026

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.