NUNUKAN – Lapas Kelas IIB Nunukan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satunya melalui kegiatan Screening Penyakit Tidak Menular (PTM) yang dilaksanakan di Blok Singosari, Selasa (10/02/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 30 warga binaan dan difokuskan pada deteksi dini penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan gangguan jantung. Screening dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi risiko kesehatan yang dapat mengganggu proses pembinaan.
Pemeriksaan diawali dengan pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, serta tanda-tanda vital lainnya. Tim kesehatan lapas melakukan pemeriksaan secara sistematis dan mencatat seluruh hasilnya untuk evaluasi lanjutan.
Kepala Lapas Kelas IIB Nunukan, Puang Dirham, mengatakan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hak dasar warga binaan yang harus dipenuhi secara optimal.
“Kesehatan warga binaan adalah prioritas kami. Dengan deteksi dini, kami dapat memberikan intervensi yang tepat dan mendukung proses pembinaan dengan kondisi fisik yang lebih baik,” ujarnya.
Menurutnya, pembinaan yang efektif tidak hanya menyentuh aspek mental dan keterampilan, tetapi juga kondisi fisik yang prima. Karena itu, program kesehatan menjadi bagian integral dari sistem pemasyarakatan.
Selain pemeriksaan medis, kegiatan juga diisi dengan penyuluhan mengenai pola hidup sehat, pentingnya konsumsi makanan bergizi, serta anjuran melakukan aktivitas fisik secara teratur.
Hasil screening akan dipantau secara berkala dan menjadi dasar tindak lanjut medis, termasuk rujukan ke fasilitas kesehatan apabila ditemukan indikasi tertentu. (*)








Discussion about this post