Kamis, April 2, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Daerah

Terjebak Isolasi, Hasil Alam Krayan Tengah Sulit Jadi Rupiah

by Grande Media
15/02/2026
in Daerah, Ekonomi, Nunukan
0
Terjebak Isolasi, Hasil Alam Krayan Tengah Sulit Jadi Rupiah

Aneka Buah-Buahan Hasil Alam Krayan Tengah

Share on FacebookShare on Twitter

NUNUKAN – Aroma durian menyengat di udara Krayan Tengah, di kebun-kebun warga, buah bergelantungan lebat, langsat menguning, rambutan memerah, mata kucing dan baritem siap petik.

Di tengah panen raya, harga buah nyaris tak bernilai, bukan karena kualitasnya buruk, melainkan karena buah-buah itu sulit keluar dari kampung sendiri.

Jalan darat yang rusak dan sulit dilalui membuat distribusi terhambat, pasar tak terjangkau.

Camat Krayan Tengah, Murjani, mengatakan situasi ini menjadi masalah tahunan yang belum juga teratasi.

“Sekarang ini musim buah, hasilnya melimpah, tapi karena akses darat tidak baik, buah-buah ini tidak bisa dibawa keluar. Akhirnya tidak ada harganya, bahkan mau cari orang untuk makan buah gratis saja susah,” ujarnya, minggu (15/02/2026).

Menurut Murjani, persoalan utama bukan pada produksi, melainkan konektivitas.

Tanpa jalan yang layak, hasil pertanian dan perkebunan warga hanya berputar di wilayah sendiri, padahal, potensi ekonomi yang tersimpan sangat besar.

“Bayangkan saja, gara-gara konektivitas wilayah yang kurang baik, hasil pertanian dan perkebunan menjadi tak bernilai, kalau akses jalan bagus, saya yakin hasil alam Krayan ini pasti ada harganya,” tegasnya.

Ia juga melihat peluang yang belum tergarap, seperti wisata musim buah, dengan akses yang memadai, Krayan Tengah bisa menjadi destinasi unik bagi pecinta buah tropis.

“Kalau akses jalan seperti Malinau–Binuang–Krayan Tengah bisa dilalui tanpa hambatan, orang-orang dari luar pasti datang menikmati buah langsung dari pohonnya, bahkan bisa diprogramkan jadi wisata makan buah, itu akan sangat membantu perekonomian masyarakat,” katanya.

Murjani khawatir, tanpa perbaikan infrastruktur, ekonomi masyarakat akan terus stagnan.

“Kalau kondisi seperti sekarang terus, perkembangan perekonomian masyarakat tidak akan bergerak, tidak ada kemajuan,” tutupnya. (*)

Tags: HasilAlamInfrastukturkabupatennunukankaltarakaltara grandeKrayanKrayanTengah
Previous Post

Syamsuddin Arfah Tegas: Jangan Biarkan Warga Sakit Terhambat BPJS-BPI

Next Post

Wamen Koperasi Siap Dampingi Perizinan Pupuk Lokal di Selumit

Berita Lainnya

Inflasi Tahunan Kaltara 3,12 Persen, BPS Soroti Kenaikan Harga Listrik dan Emas
Ekonomi

Inflasi Tahunan Kaltara 3,12 Persen, BPS Soroti Kenaikan Harga Listrik dan Emas

02/04/2026
BPS Catat Inflasi Tarakan 3,81 Persen pada Maret 2026, Sektor Perumahan Alami Kenaikan
Ekonomi

BPS Catat Inflasi Tarakan 3,81 Persen pada Maret 2026, Sektor Perumahan Alami Kenaikan

02/04/2026
Kemarau Puncak Terlewati, Nunukan Mulai Masuk Fase Hujan
Kalimantan Utara

Kemarau Puncak Terlewati, Nunukan Mulai Masuk Fase Hujan

01/04/2026
Pemkab Nunukan Tepat Waktu Serahkan LKPD 2025 ke BPK Kaltara
Kalimantan Utara

Pemkab Nunukan Tepat Waktu Serahkan LKPD 2025 ke BPK Kaltara

01/04/2026
Musrenbang RKPD Nunukan 2026 Dibuka, Bupati Tekankan Pembangunan Tepat Sasaran
Kalimantan Utara

Musrenbang RKPD Nunukan 2026 Dibuka, Bupati Tekankan Pembangunan Tepat Sasaran

31/03/2026
Satu Jam untuk Bumi, DLH Nunukan Ajak Warga Padamkan Listrik Serentak
Daerah

Satu Jam untuk Bumi, DLH Nunukan Ajak Warga Padamkan Listrik Serentak

28/03/2026
Next Post
Wamen Koperasi Siap Dampingi Perizinan Pupuk Lokal di Selumit

Wamen Koperasi Siap Dampingi Perizinan Pupuk Lokal di Selumit

Reses DPRD Kaltara Serap Aspirasi UMKM, Syamsuddin Arfar Dorong Penguatan Ekonomi Keluarga

Reses DPRD Kaltara Serap Aspirasi UMKM, Syamsuddin Arfar Dorong Penguatan Ekonomi Keluarga

Rumah Adat Dayak Tenggalan Jadi Tonggak Pelestarian Budaya di Perbatasan

Rumah Adat Dayak Tenggalan Jadi Tonggak Pelestarian Budaya di Perbatasan

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.