Kamis, Oktober 15, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Daerah

Terjebak Isolasi, Hasil Alam Krayan Tengah Sulit Jadi Rupiah

by Grande Media
15/02/2026
in Daerah, Ekonomi, Nunukan
0
Terjebak Isolasi, Hasil Alam Krayan Tengah Sulit Jadi Rupiah

Aneka Buah-Buahan Hasil Alam Krayan Tengah

Share on FacebookShare on Twitter

NUNUKAN – Aroma durian menyengat di udara Krayan Tengah, di kebun-kebun warga, buah bergelantungan lebat, langsat menguning, rambutan memerah, mata kucing dan baritem siap petik.

Di tengah panen raya, harga buah nyaris tak bernilai, bukan karena kualitasnya buruk, melainkan karena buah-buah itu sulit keluar dari kampung sendiri.

Jalan darat yang rusak dan sulit dilalui membuat distribusi terhambat, pasar tak terjangkau.

Camat Krayan Tengah, Murjani, mengatakan situasi ini menjadi masalah tahunan yang belum juga teratasi.

“Sekarang ini musim buah, hasilnya melimpah, tapi karena akses darat tidak baik, buah-buah ini tidak bisa dibawa keluar. Akhirnya tidak ada harganya, bahkan mau cari orang untuk makan buah gratis saja susah,” ujarnya, minggu (15/02/2026).

Menurut Murjani, persoalan utama bukan pada produksi, melainkan konektivitas.

Tanpa jalan yang layak, hasil pertanian dan perkebunan warga hanya berputar di wilayah sendiri, padahal, potensi ekonomi yang tersimpan sangat besar.

“Bayangkan saja, gara-gara konektivitas wilayah yang kurang baik, hasil pertanian dan perkebunan menjadi tak bernilai, kalau akses jalan bagus, saya yakin hasil alam Krayan ini pasti ada harganya,” tegasnya.

Ia juga melihat peluang yang belum tergarap, seperti wisata musim buah, dengan akses yang memadai, Krayan Tengah bisa menjadi destinasi unik bagi pecinta buah tropis.

“Kalau akses jalan seperti Malinau–Binuang–Krayan Tengah bisa dilalui tanpa hambatan, orang-orang dari luar pasti datang menikmati buah langsung dari pohonnya, bahkan bisa diprogramkan jadi wisata makan buah, itu akan sangat membantu perekonomian masyarakat,” katanya.

Murjani khawatir, tanpa perbaikan infrastruktur, ekonomi masyarakat akan terus stagnan.

“Kalau kondisi seperti sekarang terus, perkembangan perekonomian masyarakat tidak akan bergerak, tidak ada kemajuan,” tutupnya. (*)

Tags: HasilAlamInfrastukturkabupatennunukankaltarakaltara grandeKrayanKrayanTengah
Previous Post

Syamsuddin Arfah Tegas: Jangan Biarkan Warga Sakit Terhambat BPJS-BPI

Next Post

Wamen Koperasi Siap Dampingi Perizinan Pupuk Lokal di Selumit

Berita Lainnya

BPS Nunukan Catat Omzet Usaha Sampel Naik Rp1,054 Miliar Selama Paras Festival 2026
Daerah

BPS Nunukan Catat Omzet Usaha Sampel Naik Rp1,054 Miliar Selama Paras Festival 2026

15/10/2026
Paras Fest 2026 Raup Omzet Rp1,55 Miliar, Semarak HUT Nunukan Hadirkan Artis Ibu Kota
Daerah

Paras Fest 2026 Raup Omzet Rp1,55 Miliar, Semarak HUT Nunukan Hadirkan Artis Ibu Kota

14/10/2026
Kakanwil Buka Peluang Usulan Lapas Nunukan Naik Kelas
Daerah

Kakanwil Buka Peluang Usulan Lapas Nunukan Naik Kelas

14/10/2026
Kakanwil Ditjenpas Kaltimtara Resmikan Tiga Fasilitas di Lapas Nunukan
Daerah

Kakanwil Ditjenpas Kaltimtara Resmikan Tiga Fasilitas di Lapas Nunukan

14/10/2026
Pernyataan Sikap Bersama, Ormas Adat Nunukan Desak Penanganan Tegas Dugaan Ujaran Kebencian
Kalimantan Utara

Pernyataan Sikap Bersama, Ormas Adat Nunukan Desak Penanganan Tegas Dugaan Ujaran Kebencian

13/10/2026
LPADKT Nunukan Soroti Konten SARA, Ryan Antoni: Jangan Sampai Masyarakat Teradu Domba
Kalimantan Utara

LPADKT Nunukan Soroti Konten SARA, Ryan Antoni: Jangan Sampai Masyarakat Teradu Domba

13/10/2026
Next Post
Wamen Koperasi Siap Dampingi Perizinan Pupuk Lokal di Selumit

Wamen Koperasi Siap Dampingi Perizinan Pupuk Lokal di Selumit

Reses DPRD Kaltara Serap Aspirasi UMKM, Syamsuddin Arfar Dorong Penguatan Ekonomi Keluarga

Reses DPRD Kaltara Serap Aspirasi UMKM, Syamsuddin Arfar Dorong Penguatan Ekonomi Keluarga

Rumah Adat Dayak Tenggalan Jadi Tonggak Pelestarian Budaya di Perbatasan

Rumah Adat Dayak Tenggalan Jadi Tonggak Pelestarian Budaya di Perbatasan

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.