NUNUKAN – Suasana Ruang Terbuka Publik (RTP) Paras Perbatasan semakin semarak saat artis ibu kota Liza Natalia mengajak masyarakat Nunukan berzumba bersama, Minggu (11/10/2026).
Usai mengikuti Senam Iluk Yaki Betawol (Lukiwol), ribuan warga kembali larut dalam kemeriahan melalui gerakan zumba, alunan musik, dan interaksi hangat bersama penyanyi sekaligus instruktur zumba tersebut.
Mengenakan pakaian bernuansa hijau, Liza Natalia naik ke panggung sekitar pukul 08.48 WITA, senyum lebar dan sapaan hangatnya langsung disambut sorak kegembiraan masyarakat yang telah memadati kawasan RTP Paras Perbatasan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Nunukan.
Tak hanya menyapa dari atas panggung, Liza juga berlari menyusuri tribun untuk menyapa masyarakat lebih dekat.
Aksi spontan itu membuat suasana semakin hidup, warga yang berada di tribun menyambutnya dengan teriakan gembira, lambaian tangan, dan senyum antusias. Kedekatan tersebut membuat kegiatan zumba terasa lebih akrab, seolah Liza sedang berolahraga bersama teman-teman sendiri.
Musik berirama energik kemudian mengiringi gerakan demi gerakan yang dipandu Liza, masyarakat dari berbagai kalangan tampak mengikuti irama dengan penuh semangat.
Dari barisan depan hingga bagian belakang, peserta berusaha mengikuti gerakannya, menciptakan pemandangan penuh keceriaan di tengah kawasan Paras Perbatasan.

Kemeriahan semakin terasa ketika lagu “Ngapain Repot” diputar, tak hanya mengikuti gerakan zumba, sejumlah anak-anak sekolah yang berada di barisan peserta spontan ikut bernyanyi bersama Liza saat bagian lagu yang mereka kenal terdengar.
Di tengah alunan musik, Liza tetap memandu gerakan zumba sembari membangun interaksi dengan peserta,anak-anak yang ikut bernyanyi menambah warna tersendiri dalam suasana pagi itu.
Perpaduan gerakan, nyanyian, dan respons spontan peserta menghadirkan momen yang menghibur sekaligus memperlihatkan kedekatan Liza dengan masyarakat.
Interaksi tersebut menjadi salah satu momen menarik selama kegiatan berlangsung, Liza tidak hanya mengajak masyarakat bergerak mengikuti irama, tetapi juga mampu menciptakan suasana yang membuat peserta merasa terlibat langsung dalam kemeriahan acara.
Selama kurang lebih satu jam, hingga sekitar pukul 09.42 WITA, masyarakat terus mengikuti zumba bersama Liza, energi yang ditampilkan di atas panggung seolah menular kepada peserta, sebagian warga tampak bergoyang mengikuti musik, sementara lainnya sesekali mengabadikan momen melalui foto dan video.

Bagi masyarakat yang hadir, kesempatan tersebut bukan sekadar mengikuti olahraga bersama, tetapi juga menjadi pengalaman tersendiri karena dapat berinteraksi langsung dengan artis ibu kota, kehangatan Liza saat menyapa warga dan melayani permintaan foto turut meninggalkan kesan bagi peserta.
Salah seorang peserta, Ela (40), mengaku senang dengan kehadiran Liza Natalia dalam rangkaian perayaan HUT ke-27 Kabupaten Nunukan. Ia menilai Liza memiliki energi yang luar biasa dan mampu mengajak masyarakat mengikuti gerakan dengan mudah.
“Luar biasa auranya. dia masuk dengan senyuman yang lebar dan begitu energik, meskipun tidak banyak bicara, kita seperti terhipnotis dengan gerakannya, seolah-olah kita langsung paham dan mengikuti gerakan zumbanya,” ujar Ela.
Menurutnya, keramahan Liza juga menjadi hal yang berkesan, ia mengaku senang karena masyarakat mendapat kesempatan untuk berfoto bersama tanpa kehilangan suasana akrab yang dibangun selama kegiatan.
“Ketika diminta foto, Liza juga sangat ramah, itu sangat berkesan buat saya, ini juga pengalaman pertama saya, dan harapannya ke depan bintang tamu yang dihadirkan juga bisa lebih menghibur dan ramah kepada masyarakat,” tambahnya.
Kehadiran Liza Natalia melengkapi kemeriahan rangkaian HUT ke-27 Kabupaten Nunukan, setelah masyarakat bersama-sama mengikuti Senam Lukiwol yang mengangkat kekayaan budaya Tidung, kegiatan dilanjutkan dengan zumba yang menghadirkan suasana lebih santai, energik, dan menghibur.
Pagi itu, RTP Paras Perbatasan bukan hanya menjadi tempat berkumpulnya masyarakat untuk merayakan hari jadi daerah, tetapi juga ruang kebersamaan yang mempertemukan olahraga, hiburan, dan interaksi lintas generasi dalam suasana penuh kegembiraan. (*)








Discussion about this post