TARAKAN – Menyambut Hari Raya Idul Fitri, Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Utara memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi masyarakat tetap terjaga. Pengawasan dilakukan melalui agenda monitoring langsung ke Fuel Terminal (FT) Tarakan pada Rabu, 4 Maret 2026.
Langkah tersebut merupakan bagian dari jadwal kerja Masa Persidangan II Tahun 2026 sebagaimana tertuang dalam Badan Musyawarah Nomor 03 Tahun 2026. Monitoring dipusatkan di Kantor FT Tarakan, Jalan Yos Sudarso No. 14-15, Lingkas Ujung, Tarakan.
Ketua Komisi III DPRD Kaltara, Jufri Budiman, menyampaikan bahwa peningkatan kebutuhan BBM menjelang Lebaran menjadi perhatian serius pihaknya. Mobilitas masyarakat yang meningkat, baik untuk aktivitas ekonomi maupun perjalanan mudik, membutuhkan jaminan distribusi energi yang lancar.
“Kami ingin memastikan stok dalam kondisi aman dan distribusinya berjalan tanpa kendala. Ini bagian dari tanggung jawab kami agar masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan BBM,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengawasan ini juga menjadi langkah antisipatif untuk mencegah potensi antrean panjang maupun kelangkaan di sejumlah titik penyaluran. Komisi III akan meminta data terkini terkait cadangan stok, pola suplai, serta kesiapan armada distribusi.
Dari sisi operator, perwakilan Fuel Pertamina Tarakan, Adrianus Toban, memaparkan bahwa fasilitas FT Tarakan telah siap menghadapi lonjakan kebutuhan. Terminal yang berdiri di atas lahan seluas 68.209 meter persegi itu memiliki 13 tangki timbun dengan kapasitas total mencapai 27.270 kiloliter (KL).
“Rata-rata penyaluran harian mencapai 1.400 KL. Distribusi dilakukan melalui jalur darat, laut, hingga udara untuk menjangkau wilayah seperti Krayan,” jelasnya.
Adapun wilayah distribusi mencakup Kota Tarakan, Kabupaten Nunukan, Malinau, Bulungan, dan Tana Tidung. Produk yang disalurkan meliputi Pertalite, Pertamax, Biosolar (B-40), Dexlite (B-40), Solar (B-0), serta Avtur.
Jaringan penyalur di Kalimantan Utara terdiri dari 4 SPBU reguler, 21 SPBU Kompak/Modular, 16 SPBU 3T, 32 Pertashop, dan 3 SPBE. Pasokan BBM sendiri disuplai dari Balikpapan dan dipastikan dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan hingga Idul Fitri.
Dengan koordinasi yang terus diperkuat antara DPRD dan pihak Pertamina, diharapkan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan nyaman tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan bahan bakar. (*)








Discussion about this post