NUNUKAN – Kecamatan Krayan Timur memilih cara berbeda dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, alih-alih menggelar perayaan secara terpisah, masyarakat Krayan Timur bergabung dalam rangkaian peringatan HUT RI yang dipusatkan di Kecamatan Krayan Induk.
Keputusan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antarkecamatan di wilayah Krayan, selain mengikuti upacara peringatan HUT RI yang akan dilaksanakan bersama, Krayan Timur juga mengirimkan sejumlah tim untuk ambil bagian dalam berbagai pertandingan olahraga dan kegiatan seni.
Camat Krayan Timur, Marjuni, mengatakan upacara peringatan HUT RI ke-81 akan dipusatkan di Krayan Induk, hal itu berkaitan dengan agenda Bupati Nunukan yang dijadwalkan menjadi inspektur upacara (Irup) dalam peringatan HUT RI di wilayah Krayan.
“Untuk upacara kita akan bersama-sama di Krayan Induk, selain itu, Krayan Timur juga ikut dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan untuk memeriahkan HUT RI,” ujar Marjuni, Selasa (11/08/2026).
Semangat kebersamaan tersebut terlihat dari keterlibatan Krayan Timur dalam open turnamen yang digelar di Krayan Induk, kegiatan yang mulai berlangsung sejak Senin (10/8/2026) itu mempertandingkan berbagai cabang olahraga dan seni.
“Untuk kegiatan olahraga dalam rangka memperingati HUT RI ke-81 tahun 2026, Krayan Timur mengikuti kegiatan open turnamen yang dilaksanakan di Krayan Induk,” katanya.
Turnamen tersebut terbuka bagi peserta dari berbagai wilayah, selain kecamatan-kecamatan di kawasan Krayan, panitia juga membuka kesempatan bagi tim dari luar wilayah, termasuk peserta dari luar negeri.
Sejumlah cabang yang dipertandingkan meliputi sepak bola antarinstansi dan umum, bola voli putra dan putri dewasa, menyumpit, tari tradisional, hingga lari maraton.
Untuk cabang sepak bola, keterlibatan Krayan Timur cukup menonjol, sedikitnya lima tim dari wilayah tersebut ikut ambil bagian, yakni Krayan Timur FC, Buduk Raki FC dari Pa Raye, Bued Tucu FC dari Pa Kebuan, Pa Betung FC dari Pa Betung, serta AJ Borneo FC dari Long Umung.
Sementara pada cabang bola voli dewasa, Krayan Timur mengirimkan masing-masing satu tim untuk kategori putra dan putri.
Marjuni menjelaskan, meskipun turnamen bersifat terbuka, peserta yang telah mendaftarkan diri sejauh ini berasal dari sejumlah wilayah di Krayan.
“Turnamen ini sebenarnya open untuk semua, kalau melihat yang sempat mendaftar, dari Krayan Induk, Krayan Barat dan Krayan Timur yang ada,” jelasnya.
Keterlibatan banyak tim tersebut membuat perayaan HUT RI di Krayan tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga ruang pertemuan masyarakat dari berbagai wilayah.
Pada Selasa (11/8/2026), pertandingan sepak bola HUT RI ke-81 digelar di Lapangan Sepak Bola Omega, salah satu laga yang menarik perhatian adalah pertandingan kategori open yang mempertemukan Krayan Timur FC dengan PS Atom HB2 pada pukul 12.30 WITA.
Selain pertandingan tersebut, jadwal hari itu juga diisi sejumlah laga lainnya, mulai dari kategori putri hingga Divisi I dan Divisi 2.
Pertandingan pertama dijadwalkan pukul 08.00 WITA, mempertemukan Buduk Abur melawan Pade Sagem pada kategori putri. Dilanjutkan Buduk Raki FC menghadapi Batu Saring FC pada pukul 09.30 WITA di kategori open.
Selanjutnya, Mandala A FC bertemu Porbat Malindo FC pada pukul 11.00 WITA dalam Divisi 2. Setelah laga Krayan Timur FC, pertandingan dilanjutkan dengan pertemuan YYS Airport FC melawan Pa’ Betung pada pukul 14.30 WITA.
Sementara laga terakhir pada pukul 16.30 WITA mempertemukan Porbat Malindo FC melawan Laga Fratu di Divisi I.
Rangkaian pertandingan tersebut juga dijadwalkan dapat disaksikan melalui siaran langsung TikTok @SF_777770 sebagaimana tercantum dalam poster resmi jadwal pertandingan.
Marjuni memperkirakan rangkaian kegiatan akan berlangsung hingga mendekati akhir Agustus, mengingat banyaknya peserta dan cabang yang dipertandingkan.
“Kalau melihat jumlah peserta yang ikut kegiatan, diperkirakan sampai habis bulan Agustus baru selesai,” katanya.
Menurut Marjuni, keputusan Krayan Timur untuk bergabung dalam perayaan di Krayan Induk bukan berarti mengurangi semangat masyarakat dalam memperingati kemerdekaan, sebaliknya, kebersamaan tersebut menjadi cara untuk menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan bersama lintas wilayah.
Melalui olahraga dan seni, masyarakat dari Krayan Induk, Krayan Barat dan Krayan Timur dapat saling bertemu, berkompetisi sekaligus mempererat persaudaraan.
Semangat itu pula yang menjadi ruh dalam rangkaian turnamen HUT RI ke-81 di Krayan, yakni “Semangat Kemerdekaan, Sportivitas, Persaudaraan, dan Prestasi.” (*)








Discussion about this post