TARAKAN – Pengumuman pemenang Lomba Parade Musik Sahur dan Sound Sahur Tarakan 2026 digelar di Kopi Jon, Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (18/3/2026), menandai berakhirnya rangkaian kegiatan yang memeriahkan Ramadan tahun ini.
Mewakili panitia pelaksana, Che Ageng menyampaikan rasa syukur atas suksesnya kegiatan serta tingginya antusiasme peserta dan masyarakat.
“Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, dengan penuh rasa syukur dan bangga, kami umumkan para pemenang. Terima kasih kepada seluruh peserta dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Sampai jumpa di Parade Musik Sahur berikutnya dengan semangat yang lebih meriah dan penuh keberkahan,” ujarnya.
Dalam pengumuman tersebut, sejumlah peserta terbaik berhasil meraih juara dari dua kategori yang diperlombakan.
Untuk kategori pejalan kaki, Juara 1 diraih Gema Tablig Kelurahan Juata Laut, disusul Majelis Al-Barzanji Baburrachmat sebagai Juara 2, dan The Power of Islam Masjid Darul Hikmah di posisi Juara 3. Sementara Harapan 1 hingga 3 masing-masing diraih Laskar Bulu Tunggal Pagun Sezaman, Keluarga Besar Gantak Selumit, serta Hulubalang Lembaga Budaya Merayu Kalimantan.
Pada kategori mobil, penghargaan The Best Religious Sound System diraih Lah Tahzan, sedangkan The Best Religious Decoration diberikan kepada SH Supaad Hadianto.
Sebelumnya, parade yang digelar pada Sabtu malam (14/3/2026) berlangsung meriah dengan melibatkan 58 peserta dari berbagai kelompok masyarakat. Mereka menampilkan beragam kreativitas musik sahur, baik secara berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan seperti truk dan pikap.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Komunitas Orang Indonesia Tarakan dan Serikat Pemuda Jawa Kalimantan Utara, dengan dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara serta Pemerintah Kota Tarakan.
Selain menjadi ajang lomba, parade musik sahur juga menjadi ruang ekspresi budaya dan sarana mempererat kebersamaan masyarakat selama bulan Ramadan di Kota Tarakan. (*)











Discussion about this post