Senin, Mei 25, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Jelang Iduladha, Harga Cabai hingga Bawang di Nunukan Kompak Naik

by Grande Media
25/05/2026
in Ekonomi, Kalimantan Utara, Nunukan
0
Jelang Iduladha, Harga Cabai hingga Bawang di Nunukan Kompak Naik

Warga Nunukan Mulai Resah, Harga Bahan Dapur Naik Jelang Iduladha.(dv)

Share on FacebookShare on Twitter

NUNUKAN – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Nunukan mengalami kenaikan cukup signifikan. Lonjakan harga paling terasa terjadi pada komoditas cabai, bawang, dan sayuran yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Pantauan di Pasar Inhutani Nunukan, Kelurahan Nunukan Timur, aktivitas warga mulai meningkat untuk membeli kebutuhan dapur menjelang hari raya. Namun, naiknya permintaan turut diikuti kenaikan harga berbagai bahan pangan.

Salah seorang pedagang, Ahmad, mengatakan sebagian besar pasokan sayur di Nunukan berasal dari Sulawesi. Sementara beberapa komoditas seperti wortel dan kentang didatangkan dari Tawau, Malaysia.

“Iya, sebagian besar dari Sulawesi. Kalau wortel dan kentang dari Tawau,” ujarnya.

Ahmad pedagang di pasar Inhutani Nunukan

Menurut Ahmad, cuaca buruk dan musim hujan di daerah penghasil menyebabkan hasil panen berkurang sehingga pasokan menjadi terbatas dan harga ikut naik.

“Di sana mungkin karena musim hujan jadi belum panen, makanya harga naik,” katanya.

Saat ini, harga cabai rawit mencapai Rp90 ribu per kilogram dari sebelumnya sekitar Rp65 ribu per kilogram. Sedangkan cabai keriting dijual Rp65 ribu per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada tomat yang kini mencapai Rp30 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp20 ribu. Sementara wortel dijual Rp20 ribu per kilogram dan kentang Rp18 ribu per kilogram.

Pedagang lainnya, Cahya, menyebut harga bawang bombay juga mengalami lonjakan. Saat ini bawang bombay dijual Rp25 ribu per kilogram, padahal harga normal biasanya hanya sekitar Rp10 ribu hingga Rp15 ribu per kilogram.

“Sekarang bawang bombay Rp25 ribu. Biasanya normal itu sekitar Rp10 ribu sampai Rp15 ribu,” ujarnya.

Untuk bawang merah, harga bawang asal Malaysia berada di kisaran Rp30 ribu per kilogram. Sedangkan bawang merah asal Sulawesi atau Indonesia dijual lebih mahal, yakni sekitar Rp40 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram.

Salah seorang pembeli mengaku tetap memilih bawang merah asal Sulawesi meski harganya lebih tinggi. Menurutnya, bawang Sulawesi memiliki rasa lebih tajam dibanding bawang dari Tawau.

“Saya pilih bawang Sulawesi karena rasanya lebih tajam. Sekarang harganya sekitar Rp50 ribu per kilogram, padahal sebelumnya sekitar Rp30 ribu,” katanya.

Ia mengaku kenaikan harga cukup terasa bagi pengeluaran rumah tangga, terlebih menjelang Iduladha kebutuhan dapur meningkat dibanding hari biasa.

“Biasanya beli satu kilogram untuk kebutuhan sebulan. Sekarang beli sekitar satu setengah kilogram untuk persiapan Iduladha. Kenaikannya lumayan memberatkan,” ujarnya.

Meski demikian, pedagang memperkirakan harga kebutuhan pokok akan kembali normal setelah momentum Iduladha berakhir dan distribusi pasokan kembali lancar. (*dv)

Tags: BeritaKaltaraHargaCabaiHargaSembakoIduladha1447Hinfonunukankaltarakaltara grandeKebutuhanPokoknunukanPasarNunukanSembakoNaik
Previous Post

Sekprov Denny Ajak ASN Jadikan Iduladha Sarana Introspeksi Diri

Berita Lainnya

Sekprov Denny Ajak ASN Jadikan Iduladha Sarana Introspeksi Diri
Kalimantan Utara

Sekprov Denny Ajak ASN Jadikan Iduladha Sarana Introspeksi Diri

25/05/2026
Ketua KI Kaltara : Persoalan Dana Reboisasi Sudah Tuntas, Narasi Penyimpangan Hanya Menggiring Opini
Kalimantan Utara

Ketua KI Kaltara : Persoalan Dana Reboisasi Sudah Tuntas, Narasi Penyimpangan Hanya Menggiring Opini

24/05/2026
Wakapolda Kaltara Cek Langsung Lokasi Rencana Kantor Polairud di Nunukan
Kalimantan Utara

Wakapolda Kaltara Cek Langsung Lokasi Rencana Kantor Polairud di Nunukan

24/05/2026
Wisatawan Prancis Kunjungi SAE LANUKA, Pembinaan Warga Binaan Tuai Apresiasi
Kalimantan Utara

Wisatawan Prancis Kunjungi SAE LANUKA, Pembinaan Warga Binaan Tuai Apresiasi

24/05/2026
Dari Perbatasan untuk Indonesia, Vamelia Bawa Praktik Literasi Tana Tidung ke Forum Nasional NTT
Kalimantan Utara

Dari Perbatasan untuk Indonesia, Vamelia Bawa Praktik Literasi Tana Tidung ke Forum Nasional NTT

24/05/2026
Syamsuddin Arfah Tegaskan Zakat di BAZNAS Tetap Aman, Penggunaan Dana Talangan Bukan Penyelewengan
DPRD Kaltara

Syamsuddin Arfah Tegaskan Zakat di BAZNAS Tetap Aman, Penggunaan Dana Talangan Bukan Penyelewengan

24/05/2026

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.