MALINAU – Kabupaten Malinau resmi memasuki babak baru dalam pelayanan transportasi sungai. Pemerintah Kabupaten Malinau bersama Bank Indonesia meluncurkan Soft Launching Pelabuhan Speedboat Malinau yang dibarengi dengan Kick-Off QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026, di Pelabuhan Speedboat Malinau, Selasa (21/7/2026).
Peluncuran ini menjadi simbol dimulainya transformasi digital di sektor transportasi sungai, dengan menghadirkan sistem pembayaran non-tunai berbasis QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan kemudahan, kecepatan, dan keamanan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi.
Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, mengatakan digitalisasi pembayaran merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih modern dan mengikuti perkembangan teknologi.
Ia mengapresiasi dukungan Bank Indonesia yang terus mendorong percepatan penggunaan QRIS di berbagai sektor, termasuk transportasi yang selama ini masih didominasi transaksi tunai.
“QRIS kini telah menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat. Pembayaran dapat dilakukan kapan saja dan dari mana saja tanpa harus membawa uang tunai. Kemudahan ini sudah dirasakan di berbagai pusat perdagangan dan usaha, sehingga kini saatnya layanan transportasi sungai juga menerapkannya,” kata Wempi.
Menurutnya, inovasi tersebut bukan sekadar perubahan metode pembayaran, tetapi menjadi langkah strategis menuju sistem pelayanan publik yang lebih terintegrasi.
Pemkab Malinau saat ini juga sedang mengembangkan program Smart Government (SAGET) sebagai fondasi digitalisasi pemerintahan. Melalui program tersebut, berbagai layanan pemerintah akan diintegrasikan dalam satu sistem agar lebih mudah diakses masyarakat.
“Kami ingin seluruh layanan masyarakat terhubung dalam satu pintu dan satu data yang terintegrasi. Dengan begitu pelayanan menjadi lebih cepat, efektif, dan akuntabel,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, dilakukan pula Kick-Off QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 sebagai upaya memperluas penggunaan transaksi digital di sektor UMKM, khususnya usaha kuliner. Program ini diharapkan mampu meningkatkan literasi keuangan digital sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi daerah.
Soft launching Pelabuhan Speedboat Malinau menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam membangun layanan publik berbasis digital. Ke depan, penerapan QRIS tidak hanya mempermudah transaksi masyarakat, tetapi juga mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, efisien, dan selaras dengan visi Malinau sebagai daerah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. (*)








Discussion about this post