MALINAU – Musibah kebakaran melanda RT 07 Desa Wisata Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, Selasa (21/7/2026) dini hari. Sedikitnya empat unit rumah warga ludes dilalap si jago merah, sementara dua bangunan dapur mengalami kerusakan akibat upaya penyelamatan dan penyekatan api.
Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 23.45 WITA. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Malinau menerima laporan dari warga pada pukul 23.57 WITA dan langsung mengerahkan personel beserta armada dari Pos Mentarang, Pos Malinau Barat, dan Pos Induk.
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran Damkarmat Kabupaten Malinau, Rury Ahmad Sururie, SE., M.Si, mengatakan unit pertama tiba di lokasi hanya beberapa menit setelah laporan diterima. Saat itu kobaran api sudah membesar dan mengancam rumah-rumah di sekitarnya.
“Petugas langsung melakukan pemadaman sekaligus penyekatan agar api tidak merambat ke bangunan lain. Karena api sudah cukup besar saat kami tiba, seluruh personel dan armada dikerahkan secara maksimal,” kata Rury.
Sebanyak 30 personel diterjunkan dalam operasi tersebut dengan dukungan satu unit mobil rescue, satu mobil komando, tiga mobil tembak, satu mobil suplai air, serta dua mesin portable.
Menurut Rury, proses pemadaman berlangsung hingga pukul 02.30 WITA. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang dapat memicu kebakaran susulan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang anak bernama Arsen yang melihat api sudah membesar di bagian belakang rumah milik Nerlison. Saat kejadian, pemilik rumah berada di loteng dan sempat mendengar suara ledakan ketika api mulai membesar.
Empat rumah yang terbakar masing-masing milik Nerlison, Yonatan, Yagung, dan Daniel. Selain itu, dapur milik Welson dan Lemius mengalami kerusakan akibat pembongkaran dan upaya penyekatan agar api tidak menjalar ke bangunan lain.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, istri Nerlison mengalami luka ringan, sementara seluruh harta benda milik para korban tidak berhasil diselamatkan.
“Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Dugaan sementara titik awal api berasal dari bagian belakang rumah milik Bapak Nerlison,” jelas Rury.

Usai proses pemadaman, kegiatan dilanjutkan dengan pembersihan puing-puing kebakaran pada siang harinya. Pembersihan melibatkan personel Brimob, anggota Koramil Mentarang, serta warga setempat.

Bupati Malinau bersama Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para asisten, dan sejumlah kepala OPD turut meninjau langsung lokasi kebakaran sekaligus memberikan dukungan kepada para korban.
Sementara itu, Kepala Desa Wisata Pulau Sapi, Rudi, mengajak masyarakat menjadikan musibah tersebut sebagai pelajaran agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran.
“Saya mengimbau seluruh masyarakat, khususnya warga Desa Wisata Pulau Sapi, agar selalu memastikan kompor, instalasi listrik, maupun peralatan memasak dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah atau sebelum tidur. Mari kita tingkatkan kewaspadaan agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan kebakaran, mulai dari petugas pemadam, aparat TNI-Polri, pemerintah daerah, hingga masyarakat yang bergotong royong membantu korban pascakejadian. (*)











Discussion about this post