NUNUKAN – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Nunukan kembali menggelar Gerakan Pembagian dan Pemasangan Bendera Merah Putih.
Sebanyak 1.500 Bendera Merah Putih akan dibagikan kepada masyarakat secara bertahap mulai 1 Agustus 2026, dengan sasaran warga yang belum memiliki bendera, termasuk di kawasan perbatasan dan wilayah pedalaman Kabupaten Nunukan.
Program yang menjadi agenda rutin setiap tahun tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Nunukan untuk menumbuhkan semangat nasionalisme sekaligus memastikan peringatan Hari Kemerdekaan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok daerah.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Nunukan, Hasan Basri, S.IP., mengatakan pembagian bendera bertujuan agar seluruh masyarakat dapat ikut mengibarkan Sang Saka Merah Putih sebagai simbol kecintaan terhadap bangsa dan negara.
“Setiap tahun kegiatan ini rutin kita laksanakan, harapannya, masyarakat yang belum memiliki bendera dapat ikut mengibarkan Merah Putih sehingga peringatan Hari Kemerdekaan semakin meriah dan rasa cinta terhadap NKRI terus tumbuh,” ujarnya, Rabu (29/7/2026).
Hasan Basri menjelaskan, tahun ini Bakesbangpol menargetkan pembagian sekitar 1.500 bendera kepada masyarakat yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Nunukan.
Pengadaan bendera dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga partisipasi masyarakat dan pelaku usaha yang bersifat sukarela.
“Partisipasi dari masyarakat maupun dunia usaha tidak dipaksakan, mereka dapat menyerahkan bantuan bendera kepada Bakesbangpol atau menyalurkannya secara mandiri kepada masyarakat yang membutuhkan sesuai sasaran yang telah kami koordinasikan,” jelasnya.
Pelaksanaan pembagian bendera akan dimulai pada 1 Agustus 2026 dan berlangsung hingga pekan pertama Agustus. Tim akan menyisir permukiman warga yang belum memiliki Bendera Merah Putih agar bantuan tepat sasaran.
Jika pada tahun-tahun sebelumnya pembagian lebih banyak difokuskan di Pulau Nunukan dan Pulau Sebatik, tahun ini jangkauan program diperluas ke kecamatan lainnya, termasuk wilayah perbatasan dan pedalaman seperti Krayan.
Langkah tersebut dilakukan secara bertahap agar seluruh wilayah Kabupaten Nunukan dapat memperoleh manfaat program secara merata.
“Karena usia pakai bendera cukup lama, distribusi dilakukan bertahap. Tahun ini kami mulai memperluas jangkauan ke Krayan dan kecamatan lainnya, kemudian akan terus dilanjutkan ke wilayah lain pada tahun-tahun berikutnya,” kata Hasan Basri.
Selain pemerintah, organisasi kemasyarakatan, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat juga diajak berpartisipasi menyukseskan Gerakan Pembagian dan Pemasangan Bendera Merah Putih.
Mereka dapat menyalurkan bantuan melalui Bakesbangpol maupun membagikannya secara langsung kepada masyarakat sesuai lokasi sasaran yang telah dikoordinasikan.
Melalui gerakan ini, Pemerintah Kabupaten Nunukan berharap semakin banyak Bendera Merah Putih berkibar di rumah-rumah warga, fasilitas umum, hingga kawasan perbatasan sebagai simbol persatuan, semangat kebangsaan, dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. (*)









Discussion about this post