Sabtu, Oktober 17, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Nasional

Sinergi Pusat dan Daerah Diperkuat, Ekonomi Syariah Dibidik Jadi Penggerak Ekonomi Nasional

by Grande Media
16/10/2026
in Nasional
0
Sinergi Pusat dan Daerah Diperkuat, Ekonomi Syariah Dibidik Jadi Penggerak Ekonomi Nasional

Bank Indonesia Dorong Integrasi Pembiayaan Sosial dan Komersial Syariah dalam ISEF 2026.

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Penguatan sinergi pemerintah pusat dan daerah menjadi langkah strategis dalam mempercepat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem syariah yang lebih kuat, mulai dari pengembangan industri halal hingga perluasan akses pembiayaan bagi pelaku usaha.

Wakil Presiden RI ke-13 Ma’ruf Amin menegaskan, ekonomi dan keuangan syariah harus mampu berkembang sebagai kekuatan utama dalam mendorong perekonomian nasional, bukan sekadar menjadi pelengkap.

Hal tersebut disampaikannya dalam Forum Sinergi Pusat dan Daerah dalam Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah, rangkaian Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-13 Tahun 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Menurut Ma’ruf Amin, pengembangan ekonomi syariah membutuhkan fondasi kelembagaan yang kuat, kepastian regulasi, serta ekosistem yang saling mendukung agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah juga dinilai penting untuk memastikan kebijakan nasional dapat diterjemahkan menjadi program yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan masing-masing wilayah.

Perencanaan dari Kementerian PPN/Bappenas, dukungan Bank Indonesia, serta koordinasi Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) bersama Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) perlu berjalan secara terpadu.

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia Solikin M. Juhro menyampaikan, pengembangan ekonomi syariah di daerah perlu diarahkan melalui tiga strategi utama, yakni penguatan kelembagaan KDEKS, pengembangan rantai nilai halal dari hulu hingga hilir, serta perluasan akses pembiayaan syariah.

Salah satu upaya yang didorong adalah mengintegrasikan pembiayaan sosial dan komersial syariah melalui skema blended finance. Pendekatan ini memadukan instrumen sosial, seperti zakat dan wakaf, dengan sumber pembiayaan komersial untuk mendukung pengembangan usaha produktif.

Melalui skema tersebut, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diharapkan memiliki lebih banyak pilihan sumber modal, termasuk bagi usaha yang belum sepenuhnya memenuhi persyaratan pembiayaan perbankan.

Bank Indonesia juga mendorong pendekatan 3SP, yakni Sinergi Produktif, Sinergi Pembiayaan, dan Sinergi Partisipasi, untuk menghubungkan potensi ekonomi daerah dengan kebutuhan pelaku usaha serta sumber pembiayaan yang sesuai.

Dari sisi perencanaan pembangunan, sebanyak 27 provinsi telah memasukkan pengembangan ekonomi syariah dalam dokumen RPJPD dan RPJMD, sedangkan 23 provinsi telah mencantumkan indikator ekonomi syariah dalam RPJMD.

Pada 2026, KNEKS bersama Kementerian PPN/Bappenas dan Kementerian Dalam Negeri, dengan dukungan Bank Indonesia, juga memutakhirkan Panduan Kolaborasi Lintas Urusan Daerah dalam rangka Pengembangan Ekonomi Syariah.

Pengukuhan KDEKS dalam rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi pengembangan ekonomi syariah di daerah agar sejalan dengan kebijakan nasional.

Melalui kolaborasi yang lebih terstruktur, pengembangan ekonomi syariah diharapkan mampu memperluas industri halal, meningkatkan daya saing produk lokal, membuka peluang pembiayaan bagi UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

ISEF ke-13 Tahun 2026 berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di JICC, Jakarta, sebagai wadah pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional.

Previous Post

Welcome and Farewell Parade Kapolda Kaltara, Pataka Ngelimut Mengka Peguna Jadi Simbol Estafet Kepemimpinan

Next Post

Industri Kuliner Halal Indonesia Makin Kompetitif, Cita Rasa Nusantara Bidik Pasar Dunia

Berita Lainnya

Industri Kuliner Halal Indonesia Makin Kompetitif, Cita Rasa Nusantara Bidik Pasar Dunia
Nasional

Industri Kuliner Halal Indonesia Makin Kompetitif, Cita Rasa Nusantara Bidik Pasar Dunia

16/10/2026
Lima Penghargaan AHI 2026 Diraih PHI, Komunikasi Strategis Dukung Operasi Migas Berkelanjutan
Nasional

Lima Penghargaan AHI 2026 Diraih PHI, Komunikasi Strategis Dukung Operasi Migas Berkelanjutan

13/10/2026
Kemensos Salurkan Bantuan Rp150 Juta untuk 40 PPKS di Nunukan
Daerah

Kemensos Salurkan Bantuan Rp150 Juta untuk 40 PPKS di Nunukan

28/09/2026
Rekaman 2023 dari Kebun Warga Krayan Terungkap, Satwa yang Direkam Ternyata Kucing Merah
Kalimantan Utara

Rekaman 2023 dari Kebun Warga Krayan Terungkap, Satwa yang Direkam Ternyata Kucing Merah

26/09/2026
Dua Titik Kebakaran Jadi Alarm Dini, TNKM Waspadai Api Pembukaan Lahan
Daerah

Dua Titik Kebakaran Jadi Alarm Dini, TNKM Waspadai Api Pembukaan Lahan

10/09/2026
Dari Ruang Tamu ke Jakarta , Jejak Batik Busak Uwe Menembus Pasar Nasional
Bulungan

Dari Ruang Tamu ke Jakarta , Jejak Batik Busak Uwe Menembus Pasar Nasional

27/08/2026
Next Post
Industri Kuliner Halal Indonesia Makin Kompetitif, Cita Rasa Nusantara Bidik Pasar Dunia

Industri Kuliner Halal Indonesia Makin Kompetitif, Cita Rasa Nusantara Bidik Pasar Dunia

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.