Rabu, Februari 18, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Nunukan

Abrasi Pantai Ancam Pemukiman Warga Desa Tanjung Aru Sebatik Timur

by Grande Media
19/03/2024
in Nunukan
0
Abrasi Pantai Ancam Pemukiman Warga Desa Tanjung Aru Sebatik Timur
Share on FacebookShare on Twitter

NUNUKAN – Abrasi pantai yang terjadi di desa Tanjung Aru Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kini semakin meresahkan masyarakat.

Bagimana tidak tempat tinggal mereka di RT 04 Dusun Pantai dan RT 16 Dusun mekar Desa Tanjung Aru dan Dusun Rawa Indah pada Desa Bukit Aru Indah, yang dekat dengan pantai, kerap kali dihantam gelombang yang mencapai ketinggian 3,5 meter di pesisir.

Fenomena ini dapat berdampak pada tergerusnya garis pantai dan telah mengganggu permukiman serta infrastruktur dan fasilitas-fasilitas umum. salah satunya membuat jalan semenisasi di lingkungan  di pemukiman masyarakat roboh dan tidak lagi isa dilalui.

Masyarakat setempat, sebelumnya telah berupaya melakukan penanganan erosi pantai, dengan menggunakan struktur keras, seperti break water pemecah gelombang, tembok laut, groin atau kombinasi dari jenis pelindung pantai, namun tidak mampu menahan hantaman gelombang hingga ketinggian bisa mncapai air 3,7 meter di ambil dari tabel air.

Kini  abrasi yang terjadi menyebabkan masyarakat pesisir menjadi resah, mengingat daratan tempat tinggal mereka selama ini yang menjadi penopang hidup.

Masyarakat sekitar yang tinggal di pesisir pantai tidak lagi merasa tenang, sejak mulainya cuaca buruk yang mengakibatkan terjadinya gelombang tinggi seperti yang terjadi belakangan ini.

Setiap malam tidurnya terus saja terusik dengan rasa ketakutan oleh ancaman bahaya dari gelombang yang akan menerjang rumahnya.

Untuk mengatasi terjangan ombak yang selalu mengintai rumah penduduk dan nyawa masyarakat disana, masyarakat setempat telah melakukan gotong-royong dengan memasang pengaman seadanya.

Disepanjang pantai dekat rumah masyarakat disusun karung-karung plastik berisi pasir. Namun itu tidak mampu menahan terjangan ombak yang semakin besar dan tinggi.

Salah satu warga di RT. 04, Usman mengaku kondisi ini sudah 6 tahun dan sangat meresahkan, kalau ombak datang, terkadang menghantam Jalan hingga rumah-rumah penduduk, menurutnya di RT 04 ada 8 rumah yang terdampak abrasi jika dibiarkan bisa hancur.

“Kita menderita kalau ombak datang, hingga jalan yang dekat rumah penduduk rusak. Kami berharap perhatian dari pemerintah untuk perbaikan, secepatnya kami di tolong, karena sekarang ini ombak sudah merajalela kalau terus dibiarkan kami masyarakat kawatir rumah tempat tinggal kami akan rusak.” ujarnya, Selasa (20/3/2024).

“Semoga pemerintah dapat memperhatikan kondisi kami ini, yang berada disisi utara, memohon kepada pemerintah untuk membantu perbaiki, disana jalanan juga rusak akibat abrasi, sehingga akses jalan umum warga setempat pun terganggu.” tambahnya.

Senada dengan Usman, Muhammad Nur juga menyampaikan harapannya kepada Pemerintah, agar memperhatikan masyarakat di pesisir pantai Desa Tanjung Aru yang terdampak abrasi ini.

“Kini kami tidak bisa lagi berbuat banyak, sebab bantuan karung berisi pasir yang ditempatkan dekat pondasi bagian belakang rumah sebagai penahan ombak tidak mampu bertahan lama, bahkan sebagian karung itu ikut terseret ombak,” imbuhnya.

Tags: abrasi pantai tanjung ari sebatiknunukansebatik
Previous Post

Pj. Walikota Tarakan Terima Aspirasi FKUB dalam Rangka Memajukan kota Tarakan

Next Post

Ketua DPRD Nunukan Berharap Sumur Bor Menjadi Solusi Krisis Air Jangka Pendek

Berita Lainnya

Dihantam Angin Kencang, Dua Perahu Terbalik dan Tenggelam di Perairan Nunukan
Daerah

Dihantam Angin Kencang, Dua Perahu Terbalik dan Tenggelam di Perairan Nunukan

18/02/2026
Lapas Nunukan: Ramadhan Jadi Momentum Belajar, Berbagi, dan Berkembang
Kalimantan Utara

Lapas Nunukan: Ramadhan Jadi Momentum Belajar, Berbagi, dan Berkembang

18/02/2026
Petani Sebatik Minta Pupuk Lancar, H. Ladullah Dengarkan Langsung
Kalimantan Utara

Petani Sebatik Minta Pupuk Lancar, H. Ladullah Dengarkan Langsung

17/02/2026
Menjaga Laut Sebatik: Aspirasi Petani Rumput Laut Didengar H. Ladullah
Kalimantan Utara

Menjaga Laut Sebatik: Aspirasi Petani Rumput Laut Didengar H. Ladullah

17/02/2026
Rumah Adat Dayak Tenggalan Jadi Tonggak Pelestarian Budaya di Perbatasan
Kalimantan Utara

Rumah Adat Dayak Tenggalan Jadi Tonggak Pelestarian Budaya di Perbatasan

16/02/2026
Terjebak Isolasi, Hasil Alam Krayan Tengah Sulit Jadi Rupiah
Daerah

Terjebak Isolasi, Hasil Alam Krayan Tengah Sulit Jadi Rupiah

15/02/2026
Next Post
Ketua DPRD Nunukan Berharap Sumur Bor Menjadi Solusi Krisis Air Jangka Pendek

Ketua DPRD Nunukan Berharap Sumur Bor Menjadi Solusi Krisis Air Jangka Pendek

Dishub Imbau Masyarakat Tertib Parkir

Dishub Imbau Masyarakat Tertib Parkir

Ketua DPRD Nunukan Pantau Pemanfaatan Sumur Bor di Nunukan

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.