Rabu, Juni 17, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Nunukan DPRD NUNUKAN

DPRD Nunukan Minta Pemkab Alokasikan Dana di APBD 2024 Untuk Perbaikan Jalan Padaelo.

by Grande Media
09/05/2023
in DPRD NUNUKAN
0
DPRD Nunukan Minta Pemkab Alokasikan Dana di APBD 2024 Untuk Perbaikan Jalan Padaelo.
Share on FacebookShare on Twitter

NUNUKAN – Protes warga Desa Tanjung Aru, terkait proyek rekonstruksi Jalan Padaelo, Kecamatan Sebatik Timur, Nunukan senilai Rp 18,2 miliar, kini menemukan titik terang.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi III, Hamsing, Dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang dilaksanakan di Ruang Ambalat 1 Kantor DPRD dengan menghadirkan pihak Desa Tanjung Aru, DPUPRKP dan Bappeda Kabupaten Nunukan, Senin (8/5/2023).

Hamsing mengatakan, dimana sebelumnya Warga Desa Tanjung Aru protes dan sempat menghentikan rekonstruksi jalan tersebut, karena mengira pekerjaan tersebut salah alamat.

“Hasil RDP bersama dinas terkait, kesimpulannya Jalan Padaelo yang dikerjakan DPUPRKP Kabupaten Nunukan sepanjang 1,3 km tetap dilanjutkan hingga selesai.”

Lebih jauh Hamsing menjelaskan, sebagaimana diketahui sumber anggaran proyek rekonstruksi jalan tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) penugasan tahun anggaran 2023.

“Sehingga masih menyisakan 3,7 km Jalan Padaelo yang belum tersentuh, dan itu akan kita usahakan untuk dianggarkan tahun 2024. Dan hal ini sudah disampaikan kepada DPUPRKP dan Bappeda melalui RDP,” tutur Hamsing.

Menurut Hamsing, persoalan yang sedang disuarakan oleh warga Desa Tanjung Aru hanyalah sebuah kesalahpahaman.

“Ini mis komunikasi antara pemerintah desa melalui warga dan pemerintah daerah melalui DPUPRKP terang Hamsing,”

Hamsing menyebut ada tiga desa yang dilalui oleh proyek rekonstruksi jalan tersebut yakni Desa Padaidi, Desa Tanjung Aru, dan Desa Bukit Aru Indah.

“Titik nol proyek jalan ada di Sebatik induk, tapi lebih banyak jalannya di Sebatik Timur. Posisi Desa Tanjung Aru dan Bukit Aru Indah itu ada di Sebatik Timur. Sedangkan Desa Padaidi itu di Sebatik Induk,” beber Hamsing.

Hamsing, mengatakan tahun depan, akan dialokasikan anggaran untuk mengerjakan Jalan Padaelo yang tersisa 3,7 km tersebut, dan akan diupayakan menggunakan APBD.

“Tidak masalah anggarannya dari mana, sesuai kebijakan lain dari Pemkab Nunukan mengenai sumber anggaran pengerjaan Jalan Padaelo tersebut,” imbuhnya.

Sementara dari penjelasan, Saharuddin Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tanjung Aru mengatakan bahwa Versi masyarakat Desa Tanjung Aru mengira Padaelo merupakan jalan yang dari Tanjung Aru , namun jalan yang dibangun saat ini ada di desa Padaidi.

Menurutnya, Kondisi jalan padaelo belum tersentuh sama sekali sehingga kalau hujan jalan menjadi berlumpur sehingga akses pertaniannya menjadi terlambat.

“Versi kami yang seharusnya di bangun adalah jalan padaelo bukan padaidi,”ucapnya. (DV)

Previous Post

Bantuan Kepada Kelompok Nelayan Yang Sama Oleh Dinas Perikanan Menjadi Sorotan DPRD Nunukan  

Next Post

Why You Shouldn’t Judge the Parents of the ‘Naughty’ Kid

Berita Lainnya

Kehadiran OPD Jadi Sorotan DPRD, Pemkab Nunukan Siapkan Evaluasi
Daerah

Kehadiran OPD Jadi Sorotan DPRD, Pemkab Nunukan Siapkan Evaluasi

15/06/2026
Pelaku UMKM Bakal Dapat Payung Hukum, DPRD Nunukan Ajukan Ranperda Ekonomi Kreatif
Daerah

Pelaku UMKM Bakal Dapat Payung Hukum, DPRD Nunukan Ajukan Ranperda Ekonomi Kreatif

15/06/2026
Tingkatkan Pelayanan Air Bersih, Pemkab Nunukan Usulkan Penyertaan Modal Rp300 Miliar untuk Tirta Taka
Daerah

Tingkatkan Pelayanan Air Bersih, Pemkab Nunukan Usulkan Penyertaan Modal Rp300 Miliar untuk Tirta Taka

15/06/2026
DPRD Nunukan Soroti Relokasi Pasar Tani di Alun-Alun, Minta Lokasi Baru Dipastikan Layak dan Siap Fasilitas
Daerah

DPRD Nunukan Soroti Relokasi Pasar Tani di Alun-Alun, Minta Lokasi Baru Dipastikan Layak dan Siap Fasilitas

26/05/2026
Andi Fajrul Sebut SPPG Tak Hanya Penuhi Gizi Anak Tapi Juga Buka Lapangan Kerja
Daerah

Andi Fajrul Sebut SPPG Tak Hanya Penuhi Gizi Anak Tapi Juga Buka Lapangan Kerja

26/05/2026
DPRD Nunukan Minta Penataan Pedagang Alun-Alun Dilakukan Secara Humanis
DPRD NUNUKAN

DPRD Nunukan Minta Penataan Pedagang Alun-Alun Dilakukan Secara Humanis

19/05/2026
Next Post

Why You Shouldn't Judge the Parents of the 'Naughty' Kid

Use These Apps to Teach Science to Your Kids and They'll Love It

DPRD Beri Catatan dan Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati Nunukan TA 2022

DPRD Beri Catatan dan Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati Nunukan TA 2022

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.