KALIMANTAN UTARA – Pergantian kepemimpinan di tubuh Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Polda Kaltara) dilanjutkan dengan kegiatan laporan kesatuan dan penandatanganan buku memori serah terima jabatan (sertijab) Kapolda Kaltara.
Kegiatan tersebut diikuti Kapolda Kaltara Brigjen Pol. Andi Syahriful Taufik, S.I.K., M.Si., bersama pejabat Kapolda sebelumnya Irjen Pol. Agus Wijayanto, S.I.K., S.H., M.H., serta Wakapolda, Irwasda, pejabat utama, dan para Kapolres serta Kapolresta jajaran.
Agenda ini menjadi bagian dari proses transisi kepemimpinan untuk memastikan penyerahan informasi, dokumentasi, dan tanggung jawab pelaksanaan tugas berjalan secara berkesinambungan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa, dilanjutkan sambutan pejabat Kapolda sebelumnya. Selanjutnya, Karoops Polda Kaltara Kombes Pol. Yohanes Jalung Siram, S.I.K., memaparkan laporan kesatuan.
Paparan tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan gambaran mengenai pelaksanaan tugas dan kondisi organisasi Polda Kaltara kepada pimpinan yang baru.
Setelah pemaparan laporan kesatuan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan dan penyerahan buku memori sertijab kepada Brigjen Pol. Andi Syahriful Taufik. Buku memori tersebut menjadi dokumentasi dalam proses pergantian kepemimpinan di lingkungan Polda Kaltara.
Kapolda Kaltara yang baru kemudian menyampaikan sambutan. Kegiatan turut diisi dengan pemasangan foto Kapolda Kaltara dari masa ke masa sebagai dokumentasi perjalanan kepemimpinan di institusi tersebut.
Melalui rangkaian kegiatan ini, pergantian kepemimpinan diharapkan tidak mengganggu pelaksanaan tugas kepolisian. Sebaliknya, proses tersebut menjadi kesempatan untuk melanjutkan program kerja, memperkuat koordinasi internal, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dengan dukungan seluruh jajaran, Polda Kaltara diharapkan terus menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Kalimantan Utara.
Kegiatan laporan kesatuan dan penandatanganan buku memori sertijab pun menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan organisasi di tengah pergantian pimpinan kepolisian daerah.








Discussion about this post