NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui program pembagian seragam sekolah gratis bagi seluruh siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Tahun ini, sebanyak 10.396 pieces seragam lengkap beserta atribut disiapkan untuk siswa kelas VII, VIII, dan IX di seluruh Kabupaten Nunukan.
Program tersebut merupakan salah satu wujud nyata komitmen 17 Program Arah Baru yang diusung Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, SE bersama Wakil Bupati Nunukan Hermanus, S.Sos, khususnya dalam memberikan kemudahan akses pendidikan sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat.
Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan, Andi Maskur, mengatakan proses distribusi bantuan telah dimulai, untuk siswa kelas VIII dan IX, seragam sudah disalurkan ke masing-masing sekolah, sementara untuk siswa baru kelas VII masih menunggu pendataan ukuran pakaian yang dilakukan oleh satuan pendidikan setelah proses daftar ulang selesai.
“Untuk kelas VIII dan IX sudah kami salurkan. Sedangkan kelas VII masih menunggu data ukuran siswa dari sekolah. Harapannya, sebelum proses belajar mengajar berjalan penuh, mereka sudah mengenakan seragam sekolah yang baru,” ujar Andi Maskur, Selasa (14/07/2026).
Bantuan yang diberikan berupa seragam putih biru lengkap dengan atribut sekolah, yakni topi, dasi, dan ikat pinggang.
Menurut Andi, kebijakan ini tidak hanya diperuntukkan bagi peserta didik baru, tetapi juga seluruh siswa kelas VIII dan IX. Langkah tersebut diambil karena banyak seragam yang telah digunakan selama beberapa tahun mulai mengalami kerusakan maupun tampak kusam.
“Kami berikan kepada seluruh siswa, mulai kelas VII sampai kelas IX. Jadi bukan hanya siswa baru yang menerima. Harapannya, tahun ajaran baru ini seluruh siswa dapat masuk sekolah dengan seragam yang layak dan baru,” katanya.
Untuk memastikan seluruh siswa mendapatkan seragam yang sesuai, Dinas Pendidikan juga menyiapkan mekanisme penukaran apabila terdapat ukuran yang tidak pas. Pihak penyedia bahkan telah menyediakan cadangan sekitar 20 persen untuk mengantisipasi kekurangan maupun kesalahan ukuran.
Program bantuan seragam gratis ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam menciptakan pemerataan layanan pendidikan. Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar peserta didik, kebijakan tersebut juga diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran orang tua pada awal tahun ajaran baru.
Melalui implementasi salah satu 17 Program Arah Baru, Bupati H. Irwan Sabri dan Wakil Bupati Hermanus menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pendidikan yang lebih inklusif, berkualitas, dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat.
Bantuan seragam gratis ini diharapkan mampu meningkatkan semangat belajar siswa sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih baik di Kabupaten Nunukan. (*)








Discussion about this post