Minggu, Agustus 31, 2025
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Kalimantan Utara

Pengerjaan Normalisasi Sungai Dilakukan Bersamaan

by Grande Media
06/08/2023
in Kalimantan Utara
0
Pengerjaan Normalisasi Sungai Dilakukan Bersamaan

TANJUNG SELOR – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kalimantan Utara (Kaltara) mengucurkan Rp 6,3 miliar untuk pengadaan alat berat guna membersihan eceng gondok dan pengerukan Sungai Selor dan Sungai Buaya. Kepala Bidang SDA PUPR-Perkim Kaltara, Denny Yusdianto membenarkan hal tersebut dan menyebut alat berat untuk normalisasi Sungai Selor dan Sungai Buaya telah tiba di Tanjung Selor. “Pelaksanaan normalisasi Sungai Selor dan Sungai Buaya akan dilakukan bersamaan dengan Korem 092/Maharajalila. Jadi, kita posisinya saat ini menunggu mobilisasi dari Korem. Sebab mereka juga memiliki alat berat. Nanti, kita lakukan bersamaan,” katanya belum lama ini. Lebih lanjut, pihaknya juga masih menunggu proses Amdal. Mengingat, terdapat aturan teknis yang harus dijalankan sebelum benar-benar melakukan pengerjaan dua sungai tersebut. “Saat ini, proses perizinan lingkungan dari DLH Kabupaten sudah masuk sidang kedua amdal. Lalu, Program Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) juga telah di PTSP Bulungan,” ungkapnya. Disebutkannya, pihaknya juga mengikuti aturan proses perizinan lingkungan. Ketika semua telah siap semua sudah bisa dilaksanakan. “Dalam waktu dekat, yakni pertengahan Agustus pengerjaan akan dilakukan,” terangnya. Kemudian, Denny juga menyebutkan tahapan proses pengadaan alat berat yang cukup besar yang akan membersihkan ruas sungai yang ditutupi eceng gondok tersebut. “Kita tidak tender anggaran, sebab e- Katalog itu sudah diatur oleh distributor dan LKPP dengan harga Rp 6,3 M. Semuanya langsung dari Pemerintah mulai dari harga, ini tidak kita beli di luar tapi E- Katalog,” sebutnya. Lebih lanjut, mulai pengerjaan normalisasi sungai tersebut akan terbagi menjadi dua. PUPR –Perkim mulai dari Meranti hingga Intake Sungai Buaya, sedangkan Korem dari Kampung Arab hingga Meranti. Lalu, berkaitan dengan bangunan yang ada di wilayah sungai, pihaknya telah melakukan sosialisasi. “Kita sudah melakukan sosialisasi, masyarakat sangat mendukung. Alhamdulilah, kami sampai dengan detik ini selalu didukung, baik tanah yang kami jadi workshop sementara itu hanya cuma-cuma,” jelasnya. Sebagai informasi, akan ada dua posko. Dirinya memastikan, akhir tahun tuntas pembersihan eceng gondok. Namun, lebih berfokus kepada volume sungai. “Kalau totalitas semua akan di bersihkan, saya rasa belum bisa tahun ini, karena mulai nya di Agustus. Beda kalau awal tahun tadi. Mungkin keliatan, tapi kita usahakan membuka, membersihkan volume supaya aliran air masuk,” tuntasnya. Sebelumnya, Pemprov Kaltara telah melakukan penandatanganan MoU kerjasama tentang Pelaksanaan Normalisasi Sungai Selor/Buaya Kabupaten Bulungan oleh Gubernur Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum dan Komandan Resor Militer (Danrem) 092/Maharajalila Brigjen TNI Ari Estefanus,S.Sos.,M.Sc, pada bulan Juli lalu. Gubernur menyambut baik upaya ini. Pasalnya, akan meningkatkan prasarana pengendalian banjir pada kawasan perkotaan, meminimalkan dampak banjir, hingga peluang pengembangan UMKM di kawasan tersebut. “Jadi nanti akan dilakukan Operasi Bakti oleh Korem 092/Mrl berserta jajarannya dan nanti dibantu oleh Dinas PUPR Provinsi dan Kabupaten. Untuk sebagai konsultan untuk bagaimana pelaksanaannya dan mudah-mudahan bisa selesai sesuai target kita tahun ini,” katanya. Melihat situasi perkembangan Sungai Selor saat ini yang hampir mengalami pendangkalan di beberapa titik dan berpotensi menjadi daratan dikuatirkan akan adanya bangunan baru di lokasi tersebut. “Kalau kita tidak segera lakukan, dampak negatifnya juga akan semakin banyak. Artinya hal-hal yang ada di sungai ini menimbulkan banyak dampak kedepan manakala kita segera melakukan normalisasi,” tutupnya. (dkisp)

Share on FacebookShare on Twitter

TANJUNG SELOR – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kalimantan Utara (Kaltara) mengucurkan Rp 6,3 miliar untuk pengadaan alat berat guna membersihan eceng gondok dan pengerukan Sungai Selor dan Sungai Buaya.

Kepala Bidang SDA PUPR-Perkim Kaltara, Denny Yusdianto membenarkan hal tersebut dan menyebut alat berat untuk normalisasi Sungai Selor dan Sungai Buaya telah tiba di Tanjung Selor.

“Pelaksanaan normalisasi Sungai Selor dan Sungai Buaya akan dilakukan bersamaan dengan Korem 092/Maharajalila. Jadi, kita posisinya saat ini menunggu mobilisasi dari Korem. Sebab mereka juga memiliki alat berat. Nanti, kita lakukan bersamaan,” katanya belum lama ini.

Lebih lanjut, pihaknya juga masih menunggu proses Amdal. Mengingat, terdapat aturan teknis yang harus dijalankan sebelum benar-benar melakukan pengerjaan dua sungai tersebut.

“Saat ini, proses perizinan lingkungan dari DLH Kabupaten sudah masuk sidang kedua amdal. Lalu, Program Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) juga telah di PTSP Bulungan,” ungkapnya.

Disebutkannya, pihaknya juga mengikuti aturan proses perizinan lingkungan. Ketika semua telah siap semua sudah bisa dilaksanakan.

“Dalam waktu dekat, yakni pertengahan Agustus pengerjaan akan dilakukan,” terangnya.

Kemudian, Denny juga menyebutkan tahapan proses pengadaan alat berat yang cukup besar yang akan membersihkan ruas sungai yang ditutupi eceng gondok tersebut.

“Kita tidak tender anggaran, sebab e- Katalog itu sudah diatur oleh distributor dan LKPP dengan harga Rp 6,3 M. Semuanya langsung dari Pemerintah mulai dari harga, ini tidak kita beli di luar tapi E- Katalog,” sebutnya.

Lebih lanjut, mulai pengerjaan normalisasi sungai tersebut akan terbagi menjadi dua. PUPR –Perkim mulai dari Meranti hingga Intake Sungai Buaya, sedangkan Korem dari Kampung Arab hingga Meranti. Lalu, berkaitan dengan bangunan yang ada di wilayah sungai, pihaknya telah melakukan sosialisasi.

“Kita sudah melakukan sosialisasi, masyarakat sangat mendukung. Alhamdulilah, kami sampai dengan detik ini selalu didukung, baik tanah yang kami jadi workshop sementara itu hanya cuma-cuma,” jelasnya.

Sebagai informasi, akan ada dua posko. Dirinya memastikan, akhir tahun tuntas pembersihan eceng gondok. Namun, lebih berfokus kepada volume sungai.

“Kalau totalitas semua akan di bersihkan, saya rasa belum bisa tahun ini, karena mulai nya di Agustus. Beda kalau awal tahun tadi. Mungkin keliatan, tapi kita usahakan membuka, membersihkan volume supaya aliran air masuk,” tuntasnya.

Sebelumnya, Pemprov Kaltara telah melakukan penandatanganan MoU kerjasama tentang Pelaksanaan Normalisasi Sungai Selor/Buaya Kabupaten Bulungan oleh Gubernur Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum dan Komandan Resor Militer (Danrem) 092/Maharajalila Brigjen TNI Ari Estefanus,S.Sos.,M.Sc, pada bulan Juli lalu.

Gubernur menyambut baik upaya ini. Pasalnya, akan meningkatkan prasarana pengendalian banjir pada kawasan perkotaan, meminimalkan dampak banjir, hingga peluang pengembangan UMKM di kawasan tersebut.

“Jadi nanti akan dilakukan Operasi Bakti oleh Korem 092/Mrl berserta jajarannya dan nanti dibantu oleh Dinas PUPR Provinsi dan Kabupaten. Untuk sebagai konsultan untuk bagaimana pelaksanaannya dan mudah-mudahan bisa selesai sesuai target kita tahun ini,” katanya.

Melihat situasi perkembangan Sungai Selor saat ini yang hampir mengalami pendangkalan di beberapa titik dan berpotensi menjadi daratan dikuatirkan akan adanya bangunan baru di lokasi tersebut.

“Kalau kita tidak segera lakukan, dampak negatifnya juga akan semakin banyak. Artinya hal-hal yang ada di sungai ini menimbulkan banyak dampak kedepan manakala kita segera melakukan normalisasi,” tutupnya. (dkisp)

Previous Post

Tim BNN Nunukan-Kaltara Berhasil Tangkap Seorang Kurir Yang Akan Membawa 0,5 Kg Sabu ke Pulau Bunyu

Next Post

Gelaran O2SN Tingkat Provinsi Bakal Dibuka Gubernur

Berita Lainnya

Kapolda Kaltara Pimpin Jalan Santai Bersama Personel, Bangun Kebersamaan dan Semangat Sehat
Kalimantan Utara

Kapolda Kaltara Pimpin Jalan Santai Bersama Personel, Bangun Kebersamaan dan Semangat Sehat

29/08/2025
Buka Seleksi Calon KPID, DPRD dan DKISP Kaltara Lakukan Sosialisasi di Nunukan
Kalimantan Utara

Buka Seleksi Calon KPID, DPRD dan DKISP Kaltara Lakukan Sosialisasi di Nunukan

29/08/2025
Pemprov Gelar KIE Mencegah Kehamilan Remaja dan Wujudkan Generasi Emas Tanpa Stunting 2025
Kalimantan Utara

Pemprov Gelar KIE Mencegah Kehamilan Remaja dan Wujudkan Generasi Emas Tanpa Stunting 2025

28/08/2025
Gubernur Luncurkan Aplikasi POKUS Kaltara, Tingkatkan Silaturahmi Forkopimda dan Ormas
Kalimantan Utara

Gubernur Luncurkan Aplikasi POKUS Kaltara, Tingkatkan Silaturahmi Forkopimda dan Ormas

28/08/2025
Gubernur Hibahkan 20 Hektar Lahan Resmi Pembangunan Sekolah Unggulan Garuda
Kalimantan Utara

Gubernur Hibahkan 20 Hektar Lahan Resmi Pembangunan Sekolah Unggulan Garuda

28/08/2025
Kapolda Kaltara, Brigjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., Disambut Antusias di Mako Polda Kaltara
Kalimantan Utara

Kapolda Kaltara, Brigjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., Disambut Antusias di Mako Polda Kaltara

27/08/2025
Next Post
Gelaran O2SN Tingkat Provinsi Bakal Dibuka Gubernur

Gelaran O2SN Tingkat Provinsi Bakal Dibuka Gubernur

Tingkatkan Pelayanan Publik dengan SP4N LAPOR!

Tingkatkan Pelayanan Publik dengan SP4N LAPOR!

Kapolda Kaltara Himbau Warga Waspada Cuaca Panas Ekstrim

Kapolda Kaltara Himbau Warga Waspada Cuaca Panas Ekstrim

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.