Senin, September 21, 2026
Kaltara Grande News
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
Kaltara Grande News
No Result
View All Result
Home Kalimantan Utara

Ribuan Undangan Hadiri Prosesi Pekiban Putra Kapolda Kaltara

Pekiban Tradisi Pernikahan Bangsawan Suku Dayak Kenyah

by Grande Media
25/05/2024
in Kalimantan Utara, polda kaltara
0
Ribuan Undangan Hadiri Prosesi Pekiban Putra Kapolda Kaltara
Share on FacebookShare on Twitter

 

TANJUNG SELOR – Ribuan tamu undangan menghadiri prosesi Pekiban atau pernikahan adat Dayak Kenyah, putra Kapolda Kaltara Irjen Daniel Adityajaya,
Johan Nathaniel Ega dengan Elva Waniza, putri Kepala adat besar Apau Kayan, Ibau Ala di gedung Pesparawi Tanjung Selor pada Jumat 24 Mei.

Prosesi Pekiban dimulai dari kedatangan rombongan pengantin pria di rumah pengantin wanita di jalan Jeruk Tanjung Selor.

Ketua Lembaga Adat Dayak Kenyah (LADK) Kaltara, Ingkong Ala mengatakan, Pekiban merupakan budaya tradisi pernikahan adat yang dilakukan para leluhur suku Dayak Kenyah hingga saat ini.

“Tradisi Pekiban dulunya hanya dilaksanakan oleh Bangsawan yang dikenal dengan Da’ta’u (Paren) atau orang terpandang dikalangan masyarakat Dayak Kenyah,” kata Ingkong Ala yang juga menjabat Wakil Bupati Bulungan.

“Tradisi ini melibatkan semua masyarakat desa atau kampung yang satu wilayah dengan kepala adat besar,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, selain melibatkan para sesepuh adat, prosesi Pekiban juga menggunakan simbol dan peralatan adat seperti tikar rotan (Lampit) yang melambangkan tempat kedua mempelai duduk bersama menyatukan hati, bermusyawarah, merencanakan dan menyelesaikan permasalahan di keluarga.

“Kemudian, Ampit atau rantai besi yang digunakan untuk menyatukan kedua keluarga sehingga jadi kuat dan tidak bisa dipisahkan. Selain itu, 2 buah gong (Taweq) sebagai singgasana tempat kedua mempelai duduk,” jelas Ingkong Ala.

Selanjutnya, Parang hias (Sua Pok) digunakan sebagai simbol untuk membuka atau merintis jalan kehidupan sekaligus memotong semua penghalang keluarga mempelai.

“Tempayan (Tayan) melambangkan tempat semua keluarga dan mempelai satukan, hidup rukun dan damai. Gong (Taweq) sebagai atap besi yang kuat untuk melindungi kedua mempelai dari terik matahari, hujan dan gangguan lainnya,” imbuhnya.

“Air Penyeleng atau air kehidupan bermakna membersihkan diri dankehidupan keluarga kedua mempelai,” kata Ingkong Ala.

Ia menambahkan, kedua mempelai sebelumnya telah mengikuti proses pemberkatan nikah di gereja di Mapolda Kaltara dan prosesi adat Jawa di Jakarta.

“Tidak lengkap rasanya jika Pekiban ini tidak dilaksanakan, saya mewakili keluarga besar kedua mempelai mengucapkan terima kasih atas dukungan dan doa restunya sehingga acara ini berjalan dengan baik,” tutupnya.(*)

Previous Post

Suroso Terpilih Menjadi Ketua IPSI Kaltara Periode 2024-2028

Next Post

Jalin Kekompakan, KPwBI Gelar Temu Koordinasi dan Sinergi Protokoler se Kaltara di Bali

Berita Lainnya

Empat Kali Terjerat Kasus Serupa, N Diduga Kembali Berangkatkan PMI Nonprosedural ke Malaysia
Daerah

Empat Kali Terjerat Kasus Serupa, N Diduga Kembali Berangkatkan PMI Nonprosedural ke Malaysia

21/09/2026
Kamran Daik: Sumingkawot Harus Tetap Hidup di Tengah Generasi Muda
Kalimantan Utara

Kamran Daik: Sumingkawot Harus Tetap Hidup di Tengah Generasi Muda

19/09/2026
Hadapi Kabut Asap, Pertamina FT Tarakan Bagikan 1.850 Masker KN95
Kalimantan Utara

Hadapi Kabut Asap, Pertamina FT Tarakan Bagikan 1.850 Masker KN95

19/09/2026
Investasi Kaltara Tembus Rp14,3 Triliun, Gubernur Dorong Kereta Api Segera Direalisasikan
Kalimantan Utara

Investasi Kaltara Tembus Rp14,3 Triliun, Gubernur Dorong Kereta Api Segera Direalisasikan

19/09/2026
Kaltara Bidik Kereta Api untuk Pangkas Biaya Logistik Komoditas
Kalimantan Utara

Kaltara Bidik Kereta Api untuk Pangkas Biaya Logistik Komoditas

19/09/2026
Mengawal Hutan Perbatasan Lewat Informasi, BTNKM Apresiasi Jurnalis Nunukan
Daerah

Mengawal Hutan Perbatasan Lewat Informasi, BTNKM Apresiasi Jurnalis Nunukan

19/09/2026
Next Post
Jalin Kekompakan,  KPwBI Gelar Temu Koordinasi dan Sinergi  Protokoler se Kaltara di Bali

Jalin Kekompakan, KPwBI Gelar Temu Koordinasi dan Sinergi Protokoler se Kaltara di Bali

Optimalisasi Media Komunikasi , KPwBI Gelar Capacity Building TP2DD se-Kaltara di Bali

Optimalisasi Media Komunikasi , KPwBI Gelar Capacity Building TP2DD se-Kaltara di Bali

Gerak Cepat Srikandi PLN, Bantu Pulihkan Kelistrikan Pascabanjir Mahulu

Gerak Cepat Srikandi PLN, Bantu Pulihkan Kelistrikan Pascabanjir Mahulu

Discussion about this post

Kaltara Grande News

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi & Manajemen
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
    • Kalimantan Utara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini

Copyright © 2022, PT Media Grande Kaltara.