TANJUNG SELOR – Sekretaris Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, SE, MM, menegaskan pentingnya data yang akurat dalam mendukung perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah. Karena itu, ia mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berpartisipasi aktif menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Ajakan tersebut disampaikan saat memimpin apel gabungan ASN Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara di Lapangan Agathis, Senin (15/6/2026).
Dalam arahannya, Denny menyebutkan bahwa Sensus Ekonomi merupakan salah satu instrumen penting untuk memperoleh gambaran kondisi ekonomi masyarakat yang akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan.
Menurutnya, kualitas kebijakan sangat bergantung pada kualitas data yang diperoleh di lapangan. Oleh sebab itu, setiap responden diharapkan memberikan informasi yang benar dan sesuai kondisi sebenarnya.
“Data yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang tepat. Karena itu, ketika diminta memberikan keterangan dalam sensus, sampaikan data yang sebenarnya agar hasilnya dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk pembangunan daerah,” ujarnya.
Denny menilai partisipasi ASN dalam memberikan contoh kepada masyarakat sangat penting untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan sensus yang dilakukan secara nasional tersebut.
Selain membahas Sensus Ekonomi 2026, Denny juga menyampaikan apresiasi atas capaian Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
Ia menyebut keberhasilan mempertahankan opini WTP selama 12 tahun berturut-turut merupakan bukti komitmen seluruh perangkat daerah dalam menjaga tata kelola keuangan yang baik.
“Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah,” katanya.
Denny juga mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk segera menyelesaikan berbagai kewajiban administrasi yang masih menjadi tanggung jawab masing-masing, termasuk penilaian terhadap penyedia jasa dan administrasi yang berkaitan dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
Menurutnya, penyelesaian kewajiban administrasi merupakan bagian penting dalam menjaga tertib pengelolaan pemerintahan dan keuangan daerah.
Menutup arahannya, Denny mengajak seluruh ASN untuk terus bekerja dengan penuh tanggung jawab dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Gunakan waktu yang kita miliki untuk melakukan hal-hal yang bernilai dan bermanfaat. Karena waktu yang telah berlalu tidak akan pernah kembali,” pungkasnya.(*dkisp)











Discussion about this post