KRAYAN – Upaya pengamanan dan investigasi jatuhnya pesawat Pelita Air jenis Air Tractor AT-802 registrasi PK-PAA di wilayah Gunung Pa’ Belaban, Kecamatan Krayan Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, terus dilakukan secara intensif dan terkoordinasi.
Kapolres Nunukan, AKBP Bonifasius Rumbewas, melalui Kasubsipemas Polres Nunukan, Sunawan, menyampaikan bahwa Tim Inafis Sat Reskrim Polres Nunukan turut ambil bagian langsung dalam proses pengamanan dan investigasi di lokasi kejadian.
“Sejak menerima informasi kejadian, Tim Inafis Sat Reskrim Polres Nunukan langsung bergerak bersama tim gabungan untuk melakukan olah TKP dan pengamanan lokasi,” ujar Sunawan, Minggu (22/02/2025).
Pesawat milik Pelita Air tersebut dilaporkan jatuh di kawasan pegunungan yang cukup sulit dijangkau.
Dalam prosesnya, Tim Inafis Polri bekerja bersama Tim Pusat Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), serta unsur TNI, BPBD, dan pihak bandara setempat.
Di lokasi kejadian, petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi, serta pendokumentasian pada sejumlah bagian pesawat guna mendukung proses investigasi teknis lebih lanjut.
“Selain melakukan sterilisasi dan pengamanan area, kami juga mengamankan memori rekaman perjalanan atau Garmin serta sampel avtur untuk dianalisis oleh KNKT, ini penting untuk memastikan proses investigasi berjalan menyeluruh dan objektif,” jelas Sunawan.
Untuk menjaga keutuhan barang bukti, garis polisi telah dipasang di sekitar lokasi jatuhnya pesawat.
Langkah tersebut dilakukan agar tidak ada pihak yang mendekat tanpa izin dan agar proses penyelidikan berjalan optimal.
Kapolres Nunukan, AKBP Bonifasius Rumbewas, menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan di lapangan berlangsung aman dan kondusif berkat sinergi lintas instansi.
“Kami berkomitmen mendukung penuh proses investigasi KNKT. Sinergi antara Polri, TNI, BPBD, dan seluruh pihak terkait adalah bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga keselamatan transportasi udara, khususnya di wilayah perbatasan,” tegasnya.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius mengingat wilayah Krayan Timur merupakan salah satu daerah strategis di perbatasan Kalimantan Utara yang sangat bergantung pada transportasi udara.
Diharapkan, hasil investigasi nantinya dapat memberikan kejelasan penyebab kejadian sekaligus menjadi bahan evaluasi demi meningkatkan standar keselamatan penerbangan di masa mendatang. (*)








Discussion about this post